Debu, tanah, atau bahkan serangga yang menempel pada kisi-kisi radiator dapat menghalangi aliran udara yang berfungsi membantu proses pendinginan.
"Kalau kisi-kisi radiator ketutup kotoran, udara nggak bisa lewat ketahan, jadi suhu mesin lebih cepat naik," lanjutnya.
Baca Juga: Persiapan Mudik, Begini Cara Mencegah Radiator Mobil Bekas Bocor
Selain faktor kotoran, masalah pada komponen lain dalam sistem pendingin juga bisa memperparah kondisi.
Misalnya kebocoran pada selang radiator, tangki radiator, atau karet tutup radiator yang membuat cairan pendingin berkurang.
Informasi serupa juga dijelaskan dalam panduan perawatan kendaraan di laman resmi Auto2000.
Karena itu, pengecekan dan pembersihan radiator secara berkala penting dilakukan agar mesin tetap bekerja pada suhu ideal.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR