Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Hanya Boleh saat Terpaksa, Ini Pesan Ahli Safety saat Bonceng Penumpang Hadap Samping

Dida Argadea - Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:00 WIB
Bonceng menyamping tak disarankan, kalau terpaksa wajib lebih waspada
Astra Motor Yogyakarta
Bonceng menyamping tak disarankan, kalau terpaksa wajib lebih waspada

GridOto.com - Sebenarnya, posisi membonceng motor paling aman itu memang harus menghadap depan.

Tapi kalau situasinya tak memungkinkan, seperti sedang menggunakan kebaya atau rok panjang, bonceng dengan cara menyamping mau tak mau harus dilakukan.

Waspada ya, karena posisi bonceng menyamping seperti itu sebenarnya menympan risiko bahaya.

Dijelaskan oleh Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal, posisi ini bisa mengubah handling motor secara signifikan.

"Kami selalu menyarankan pengendara untuk berboncengan dengan menghadap ke depan. Namun jika kondisi tidak ideal dan harus membonceng dengan posisi menyamping, perlu ada beberapa hal yang patut diperhatikan agar perjalanan bisa lebih aman, nyaman, dan sampai tujuan dengan selamat," ungkapnya.

Iqbal pun berbagi sejumlah tips yang bisa kita terapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan saat harus membonceng penumpang dengan cara menyamping.

Berikut adalah rangkumannya:

Atur Postur Tubuh

Agar keseimbangan terjaga, tangan kanan pembonceng sebaiknya memegang pinggul pengendara.

Baca Juga: Jam-jam Segini Rawan Terjadi Kecelakaan saat Puasa, Simak Penjelasan Ahli Safety

Tangan kiri diletakkan di atas lutut sendiri.

Jangan berpegangan pada behel motor karena bisa mengganggu stabilitas motor saat bermanuver.

Pastikan setidaknya satu kaki berpijak kokoh di footstep.

Perlengkapan Berkendara

Banyak yang salah kaprah mengira penumpang lebih aman dari pengendara.

Padahal, risiko kecelakaan bagi keduanya sama besarnya.

Jadi, pembonceng tetap wajib pakai baju berkendara lengkap seperti helm, jaket, celana panjang, dan sepatu.

Awas Rok Panjang

Ini yang sering jadi penyebab kecelakaan fatal.

Jika penumpang memakai rok atau kain panjang, pastikan kain tersebut dilipat rapi ke arah depan dan tidak menjuntai.

Kain yang menjuntai berisiko tinggi tersangkut di rantai, jari-jari roda, atau gir motor.

Waspada Saat Menikung

Pengendara harus sadar kalau titik gravitasi motor berubah.

Saat menikung ke kanan, penumpang yang duduk menyamping ke kiri akan merasa seperti akan "terjengkang" ke belakang.

Oleh karena itu, kurangi kecepatan dan jangan bermanuver terlalu miring agar penumpang tetap merasa tenang dan motor tidak limbung.

Perhatikan Lebar Kendaraan

Ingat, saat orang duduk menyamping, posisi lutut mereka biasanya akan sedikit menonjol keluar melewati batas lebar motor

Selalu jadikan jalu setang sebagai patokan.

Jika melewati jalan sempit atau di antara mobil, pastikan ada jarak aman agar lutut penumpang tidak tersenggol objek lain yang bisa bikin keseimbangan hilang.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa