Model generasi berikutnya ini akan menggunakan platform TNGA (Toyota New Global Architecture), menggantikan DNGA (Daihatsu New Global Architecture).
Perkiraan dimensi bodinya adalah panjang 3.670 mm, lebar 1.665 mm, dan tinggi 1.525 mm, menjadikannya 20 mm lebih panjang dari Passo dan 270 mm lebih pendek dari Yaris.
Renderan prediksi desain untuk model dasar Starlet baru ini menampilkan desain hammerhead (kepala palu) yang mengandalkan garis lurus pada lampu depan.
Lalu gril bawah berpotongan tegas yang membentang di seluruh lebar mobil, serta palang bawah (underbar) tebal terintegrasi.
Bagian sampingnya menampilkan ruang roda (wheel wells/fender) yang lebar, menciptakan kesan ketangguhan ala SUV.
Bicara spek, untuk tipe dasar diperkirakan menggunakan mesin 1.0L 3-silinder dengan tenaga maksimum 70 PS, tetapi varian hybrid dengan motor listrik juga diperkirakan akan hadir.
Sementara itu, varian GR akan dibekali dengan mesin turbo 1.3 liter tiga silinder segaris yang baru dikembangkan, dengan tenaga maksimum lebih dari 150 PS.
Toyota Yaris baru ini diperkiraan dijual di angka 1,3 juta yen (sekitar Rp 135 jutaan) untuk model dasar.
Lalu tipe hybrid dibanderol 1,9 juta yen (Rp 203 jutaan), dan 2,6 juta yen (Rp 279 jutaan) untuk varian GR.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR