GridOto.com - Jelang mudik lebaran, kondisi kesehatan mobil yang akan dipakai perlu dicek.
Salah satu bagian penting adalah kampas kopling.
Segera ganti kalau komponen tersebut mulai mengalami keausan.
Putra Afriansyah, pemilik bengkel Utama Motor di Cipondoh, Tangerang, menjelaskan bahwa salah satu gejala awal kampas kopling bermasalah adalah tarikan mobil terasa lebih berat ketimbang biasanya.
Selain itu, perpindahan gigi juga mulai terasa kurang halus.
Menurutnya, tanda yang paling sering dikeluhkan pengemudi adalah saat mesin terdengar meraung, tetapi laju mobil tidak sebanding dengan putaran mesin.
Dikutup GridOto, hal tersebut menandakan kopling mengalami selip karena tidak lagi mencengkeram flywheel secara optimal.
Gejala lain yang kerap muncul yaitu perpindahan gigi terasa keras serta muncul bau hangus dari ruang mesin akibat gesekan berlebihan.
Baca Juga: Tips Cek Rack Steer Mobil Bekas, Gejala Ini Muncul Saat Lewat Jalan Rusak
Jika kondisi ini terus dibiarkan, panas yang timbul dapat merusak komponen lain seperti pressure plate maupun flywheel.
Perubahan juga bisa dirasakan pada pedal kopling, misalnya posisi pedal menjadi lebih tinggi atau jarak tekanannya terasa lebih pendek.
Mobil pun biasanya mulai kehilangan tenaga saat digunakan menanjak atau membawa muatan berat karena penyaluran torsi tidak maksimal.
Tak hanya itu, konsumsi bahan bakar berpotensi meningkat.
Mesin dipaksa bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama sehingga penggunaan BBM menjadi lebih boros.
Secara umum, kampas kopling disarankan untuk diganti setiap 40.000 hingga 50.000 kilometer.
Namun, usia pakainya sangat bergantung pada kebiasaan berkendara dan kondisi jalan.
Pengemudi yang sering menghadapi kemacetan atau terbiasa menahan setengah kopling umumnya perlu melakukan penggantian lebih cepat.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR