GridOto.com - Mendengar kata kaki-kaki pasti enggak jauh dengan istilah spooring.
Spooring sendiri adalah penyetelan kelurusan roda yang sangat mempengaruhi saat mobil melaju.
Melakukan spooring ini sama seperti ganti oli mesin yakni wajib berkala agar kita mengetahui secara pasti kelurusan roda.
Kondisi jalan sampai muatan yang dibawa akan sangat mempengaruhi kaki-kaki sehingga sangat mungkin terjadi perubahan derajat terutama pada roda.
Maka dari itu, banyak bengkel sepakat menyaranakan melakukan spooring tiap 10.000 kilometer sekali atau tiap enam bulan sekali.
Baca Juga: Gejala Seperti Ini Muncul Jadi Tanda Rack Steer Mobil Rusak
"Banyak dari pemilik mobil melewatkan jadwal spooring, kadang ada yang satu tahun bahkan lebih," ucap Asep Ferry, Koordinator spooring bengkel Bridgestone One Stop Service (BOSS).
Melewatkan jadwal spooring secara berkala ternyata dampaknya luas sekali karena mempengaruhi kondisi kaki-kaki secara keseluruhan.
"Hanya karena posisi derajat roda tidak sesuai maka jika terus menerus digunakan maka keausan ban menjadi tidak rata," jelasnya.
Gesekan pada satu sisi menjadi tinggi sehingga mempercepat keausan ban tersebut.
Kalau sampai terjadi demikian maka umur ban mobil menjadi tidak lama dan harus cepat diganti baru.
Baca Juga: Banyak Lewati Jalan Berlubang, Ini Dampaknya Pada Kaki-kaki Mobil
Selain ban, laju mobil juga enggak akan lurus saat dikendarai walaupun setir sudah lurus.
Komponen seperti tie rod dan bushing-bushing juga akan menjadi mudah sekali rusak.
Jadi begitulah dampak luas dari mobil yang jarang melakukan spooring berkala.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR