Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Barisan Sang Penguasa

Terungkap, Alasan Mobil Jepang Belum Bisa Digulingkan di Indonesia

Wisnu Andebar - Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:30 WIB
Deretan mobil Jepang di liputan khusus GridOto bertajuk Barisan Sang Penguasa
Wisnu/GridOto.com
Deretan mobil Jepang di liputan khusus GridOto bertajuk Barisan Sang Penguasa

GridOto.com - Meski gempuran mobil asal Cina semakin deras dalam dua tahun terakhir, dominasi pabrikan Jepang di pasar otomotif Indonesia ternyata belum benar-benar tergoyahkan.

Produk baru dengan teknologi modern, fitur melimpah, hingga strategi harga agresif memang sukses mencuri perhatian publik dan media sosial.

Namun di balik riuh persaingan tersebut, brand Jepang masih memegang kendali kuat pasar roda empat nasional.

Data penjualan 2025 menjadi bukti paling nyata.

Saat market otomotif nasional turun dari 865 ribu unit menjadi 803 ribu unit, pangsa pasar brand Jepang tetap bertahan di atas 80 persen.

Situasi ini menunjukkan kekuatan mereka tidak hanya bertumpu pada produk, tetapi juga fondasi bisnis yang sudah tertanam sangat dalam di Indonesia.

Dominasi tersebut dibangun lewat perjalanan panjang selama puluhan tahun.

Toyota, Honda, dan Daihatsu mulai dikenal masyarakat Indonesia sejak era 1960-an, sementara Mitsubishi dan Suzuki memperkuat eksistensinya pada awal 1970-an sebelum berkembang menjadi pemain besar seperti sekarang.

Puluhan tahun berada di Indonesia membuat pabrikan Jepang sangat memahami karakter konsumen lokal.

Baca Juga: Tes Daihatsu Sigra, Sang Penguasa yang Paham Kebutuhan Orang Indonesia

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa