GridOto.com - Meski gempuran mobil asal Cina semakin deras dalam dua tahun terakhir, dominasi pabrikan Jepang di pasar otomotif Indonesia ternyata belum benar-benar tergoyahkan.
Produk baru dengan teknologi modern, fitur melimpah, hingga strategi harga agresif memang sukses mencuri perhatian publik dan media sosial.
Namun di balik riuh persaingan tersebut, brand Jepang masih memegang kendali kuat pasar roda empat nasional.
Data penjualan 2025 menjadi bukti paling nyata.
Saat market otomotif nasional turun dari 865 ribu unit menjadi 803 ribu unit, pangsa pasar brand Jepang tetap bertahan di atas 80 persen.
Situasi ini menunjukkan kekuatan mereka tidak hanya bertumpu pada produk, tetapi juga fondasi bisnis yang sudah tertanam sangat dalam di Indonesia.
Dominasi tersebut dibangun lewat perjalanan panjang selama puluhan tahun.
Toyota, Honda, dan Daihatsu mulai dikenal masyarakat Indonesia sejak era 1960-an, sementara Mitsubishi dan Suzuki memperkuat eksistensinya pada awal 1970-an sebelum berkembang menjadi pemain besar seperti sekarang.
Puluhan tahun berada di Indonesia membuat pabrikan Jepang sangat memahami karakter konsumen lokal.
Baca Juga: Tes Daihatsu Sigra, Sang Penguasa yang Paham Kebutuhan Orang Indonesia
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR