GridOto.com - Penghuni rumah kos di desa Wonokoyo, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur geger di pagi hari, (12/2/26) kemarin.
Salah satu penghuninya syok saat akan berangkat kerja sekitar pukul 06:00 WIB.
Tanpa pikir panjang, penghuni kos tersebut langsung mengecek CCTV untuk mencari Honda Scoopy miliknya.
Ternyata dari rekaman CCTV, Scoopy tersebut raib dicuri tiga orang komplotan maling saat waktu subuh, (12/2/26).
Saat ini para pelaku dalam pengejaran Unit Reserse Kriminal Polsek Sukodono karena wajah mereka teridentifikasi.
Peristiwa ini bermula ketika salah satu penghuni kos menyadari Honda Scoopy miliknya telah hilang saat hendak berangkat bekerja.
Korban, Anniyatus Sholichah kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan peristiwa yang menimpa motor matic-nya.
Baca Juga: Maling Motor Berilmu Setan, Bobol Garasi Comot Honda Scoopy Kurang Dari 5 Menit
"Awal mulanya waktu suami saya buka pintu mau berangkat kerja, tahu-tahu motornya sudah enggak ada. Itu sekitar jam 06.00 pagi," ujar Anniyatus, (19/2/26) mengutip Kompas.com.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku diketahui berjumlah tiga orang yang berbagi peran dalam melancarkan aksinya.
Satu orang bertindak memantau situasi di atas motor, sementara dua orang lainnya masuk ke area kos untuk mengambil unit motor korban.
"Pelaku yang jelas itu ada tiga orang. Yang satu di atas motor di depan pagar, yang dua masuk ke dalam untuk mengambil motor saya," lanjutnya.
Situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dilaporkan sangat sepi karena pencurian terjadi pada pukul 03.50 WIB.
Selain faktor jam rawan, kondisi pagar kos yang tidak terkunci rapat juga diduga semakin memudahkan pelaku untuk melalukan tindak kejahatan.
"Pagar itu kebiasaannya enggak pernah digembok, cuma diselot saja. Dari awal pembangunan sampai sekarang tidak pernah terjadi (pencurian), baru kali ini saya kehilangan," ungkapnya.
Baca Juga: Dituduh Maling Scoopy, Ojol Ini Bebas Setelah Hampir 6 Bulan Dipenjara
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Sukodono AKP Iqbal Setya Bimantara menyatakan telah melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti utama.
Petugas kini telah mengantongi identitas dan ciri-ciri fisik para pelaku yang terekam kamera.
"Pelaku sampai saat ini masih kami buru, doakan kami agar supaya segera terungkap," kata Iqbal.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR