GridOto.com- Filter udara mobil memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara yang masuk ke ruang bakar mesin.
Komponen ini bekerja menyaring debu dan kotoran agar tidak ikut terbakar dan mengganggu performa mesin.
Jika kondisinya kotor atau tersumbat, suplai udara akan terganggu dan berdampak pada penurunan tenaga serta efisiensi bahan bakar.
Pemilik bengkel RJM spesialis mesin mobil matik di Bandung, Dadang Romadi, mengatakan perawatan filter udara tidak boleh diabaikan karena berpengaruh langsung ke kinerja mesin.
“Kalau filter udara sudah kotor, tarikan biasanya jadi berat dan konsumsi BBM juga bisa lebih boros,” ujarnya.
Baca Juga: Bersihkan Filter Udara Mobil Sendiri, Begini Cara yang Benar Biar Aman
Secara umum, filter udara mobil disarankan untuk diganti setiap 10.000 kilometer atau sekitar 12 bulan pemakaian.
Namun, interval tersebut bisa lebih cepat tergantung kondisi penggunaan kendaraan sehari-hari.
“Kalau sering lewat jalan berdebu atau macet, biasanya belum sampai 10.000 km juga sudah mulai kotor,” jelas Dadang.
Untuk kondisi seperti itu, pengecekan dan pembersihan filter udara sebaiknya dilakukan setiap 4 bulan.
Langkah ini penting untuk memastikan aliran udara tetap lancar dan tidak mengganggu proses pembakaran.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Filter Udara Kotor, Ini Dampaknya pada Mobil
Selain itu, filter udara yang terlalu kotor juga berisiko membuat kotoran masuk ke dalam mesin.
“Makanya jangan nunggu parah, minimal dicek rutin, kalau sudah terlalu kotor ya lebih baik langsung diganti,” tambahnya.
Perawatan sederhana ini bisa membantu menjaga performa mesin tetap optimal sekaligus memperpanjang usia komponen.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR