Tak cuma itu, pengujian keamanannya juga dibuat brutal.
Changan bekerja sama dengan CATL untuk melakukan serangkaian uji penyalahgunaan ekstrem yang disebut melebihi standar nasional.
Mulai dari penghancuran multi-sumbu, penetrasi bor, hingga pemotongan penuh dilakukan ke baterai. Hasilnya? Tidak muncul asap, api, maupun ledakan.
Klaimnya, ini membuktikan stabilitas intrinsik baterai sodium-ion yang mereka kembangkan.
SDA Intelligence, Bukan Sekadar ADAS Biasa
Di kesempatan yang sama, Changan juga memamerkan pengembangan terbaru dari SDA Intelligence, sistem keselamatan berbasis AI yang diklaim mampu bergerak dari sekadar keselamatan pasif menjadi stabilisasi kendaraan secara proaktif.
Beberapa model ikut dijadikan bahan uji, termasuk AVATR 12 dan Changan Nevo Q05.
AVATR 12 misalnya, diuji melakukan manuver pindah jalur darurat di permukaan es setelah ban dibuat meledak.
Sistem penggerak listrik terdistribusi menjaga mobil tetap stabil tanpa kehilangan arah.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR