Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Gerakan Stop Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Serius, Gubernur Ahmad Luthfi Didesak Lakukan Ini

Irsyaad W - Senin, 16 Februari 2026 | 17:30 WIB
Gerakan 'Stop Bayar Pajak Kendaraan' di Jawa Tengah semakin meluas.
TikTok
Gerakan 'Stop Bayar Pajak Kendaraan' di Jawa Tengah semakin meluas.

Pria yang akrab disapa Pak Avin itu sehari-hari bekerja di sektor angkutan barang menggunakan truk Colt Diesel enam ban.

Baca Juga: Viral Seruan Stop Bayar Pajak di Jateng, Ini Komentar Pejabat Soal Opsen PKB

"Menurut saya, dengan situasi ekonomi yang saat ini belum stabil, itu sangat memberatkan. Apalagi saya di bidang angkutan barang. Muatan sekarang lagi sepi," kata Avin, dikutip dari Tribunjateng, (13/2/26).

Avin menyebut pajak truknya yang sebelumnya sekitar Rp 1,3 juta kini naik menjadi Rp 1,9 juta.

"Naiknya hampir 30 persen versi saya itu, di opsennya," ucapnya.

Kenaikan tersebut menurutnya tidak sebanding dengan kondisi usaha distribusi barang yang sedang lesu.

"Kalau diterapkan kenaikan pajak itu sangat memberatkan sekali, khususnya buat saya. Dan saya rasa rekan-rekan juga merasa keberatan," tegasnya.

Ia berharap pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan tersebut.

"Harapan saya pemerintah cari opsi lainlah, dari hasil bumi atau apa. Jangan bebankan pajak ke masyarakat kecil seperti itu. Kan negara itu dapat pemasukan tidak dari pajak saja," ucapnya.

Keluhan juga datang dari Kota Semarang. Supaiman (60), warga Kecamatan Candisari, Semarang, mengaku harus pulang ke rumah karena uang yang dibawanya tidak cukup untuk membayar pajak Honda BR-V miliknya di Samsat Hanoman.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa