Diskusi ICMS juga menyoroti pentingnya kebijakan lanjutan guna menjaga keberlanjutan investasi dan percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Tak hanya membahas kendaraan listrik, forum ini juga menyoroti peran strategis kendaraan niaga sebagai tulang punggung logistik nasional.
Penguatan segmen kendaraan niaga dinilai krusial untuk menjaga efisiensi rantai pasok dan pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Umum ICMS, Munawar Chalil, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan berbagai pihak atas penyelenggaraan dialog ini.
“Kami menyambut dengan gembira bahwa Dialog Industri Otomotif Nasional mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dyandra Promosindo yang menjadikan forum ini sebagai bagian dari agenda tahunan Indonesia International Motor Show," ujar Munawar Chalil di Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
"Dukungan ini menunjukkan adanya kesamaan visi untuk menjaga keberlanjutan dialog yang konstruktif bagi masa depan industri otomotif nasional,” sambung Munawar Chalil.
Munawar menegaskan, ICMS berkomitmen menjaga posisinya sebagai lembaga yang netral, inklusif, dan independen.
“Melalui forum ini, kami berharap dapat terus berkontribusi terhadap perkembangan industri otomotif nasional, meningkatkan pemahaman masyarakat luas mengenai perkembangan teknologi dan manfaatnya bagi kehidupan, serta mendorong perumusan arah kebijakan yang relevan bagi industri dan selaras dengan visi jangka panjang pemerintah,” tutupnya.
Dialog ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung target pemerintah mencapai 600.000 kendaraan listrik pada 2030 serta target Net Zero Emission 2060.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR