GridOto.com - Sebuah Toyota Hilux dengan spek overland dibuat tak berdaya.
Bagian atap gepeng digebrak makhluk besar setinggi 20 meter di Jalan Ganesha, Lebak Siliwangi, Coblong, kota Bandung, Jawa Barat, (4/2/26) kemarin.
Bagian tubuh dari makhluk tinggi besar itu jatuh tepat menimpa bagian kaca depan double cabin tersebut.
Alhasil membuat pilar A dan B ringsek parah, termasuk kaca depan pecah.
Makhluk tersebut yaitu pohon kiara yang tumbang saat angin kencang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 15:09 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengatakan saat kejadian, kondisi di lokasi sedang angin kencang.
Pohon berjenis kiara dengan tinggi 20 meter dan berdiameter 40 centimeter tersebut tiba-tiba patah dibagian tengah batang, dan menimpa Hilux yang terparkir di seberangnya.
Baca Juga: Makhluk Tinggi Lebat di Kantor Camat Kebon Jeruk Ngamuk, Gebrak Mobil Polisi, Truk Dishub dan Angkot
"Penyebabnya karena angin kencang, yang tertimpa itu mobil," kata Soni yang dihubungi wartawan, (4/2/26) menyitat Kompas.com.
Tak ada korban jiwa dalam perisitiwa ini, satu unit rescue dan unit pancar Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung UPTD Utara pun langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan, dibantu DPKP3 kota Bandung, dan jajaran Polsek Coblong.
"Alhamdulillh pohon berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke tempat lebih aman. Tadi selesai evakuasi sekitar pukul 16.17 WIB," terangnya.
Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini angin kencang di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan perairan Utara Jawa Barat yang diprakirakan terjadi pada Periode 4- 5 Februari 2026.
Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan ada beberapa wilayah yang diperkirakan bakal terdampak angin kencang tersebut, yakni Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi - Karawang, Perairan Subang, dan Perairan Indramayu - Cirebon.
"Potensi kecepatan angin maksimum 20 knot pada siang hingga sore hari," kata Ayu dalam keteranganya.
Ayu meminta para pihak yang tengah berakifitas di wilayah perairan Utara Jabar untuk meningkatkan kewaspadaanya.
Baca Juga: Mencekam, Makhluk Tua Tinggi Lebat Serang Etios Valco, Arif Sekuat Tenaga Selamatkan Anak dan Istri
"Tingkatkan kewaspadaan dan antisipasi dampak potensi angin kencang 20 knot (37 km/jam), skala beaufort (5) yang dapat terjadi pada tanggal 4 - 5 Februari 2026," imbau Ayu dalam keterangannya.
Dikatakan, tinggi gelombang yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Teluk Jakarta, Bekasi - Karawang, Subang, Indramayu - Cirebon mencapai 1,25 meter (sedang).
Ayu berharap masyarakat perhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1,25 meter) kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang diatas 1,5 meter).
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bahaya akibat angin kencang ini, seperti pohon tumbang, papan reklame dan tiang tidak kokoh, bangunan non permanen yang mudah roboh, hingga gesekan antar kapan yang bersadnar terlalu rapat di pelabuhan.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR