“Jadi kalau kita lihat nanti PHEV itu ternyata memang salah satu solusi yang baik untuk masyarakat, ya kami pasti akan study dengan serius,” lanjutnya.
Meski begitu, Henry masih enggan mengungkap kapan tepatnya Toyota akan kembali meluncurkan model PHEV di Indonesia.
Ia menyebut, strategi peluncuran produk Toyota kerap dilakukan secara senyap tanpa banyak sinyal lebih dulu.
“Cuma tanggal mainnya kan selalu rahasia ya, pokoknya entar tiba-tiba nongol aja gitu. Jadi intinya kami selalu akan coba pelajarin,” tutup Henry.
Sebagai informasi, PHEV menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik dan baterai yang bisa diisi ulang dari sumber listrik eksternal.
Teknologi ini digadang-gadang menjadi jembatan menuju elektrifikasi penuh, terutama di negara dengan infrastruktur kendaraan listrik yang masih berkembang seperti Indonesia.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR