Dibanderol dengan harga Rp 1,69 miliar memang terpaut cukup tinggi dibandingkan dengan mobil listrik pabrikan Cina yang kapasitas baterainya setara.
Tapi ini adalah Mercedes-Benz, pabrikan mobil asal Jerman yang juga menghadirkan kualitas dari kenyamanan juga kemewahan.
Kami sudah tes, memang angka yang bisa dicapai tidak sampai menyentuh angka dari klaim pabrikan.
Baca Juga: Bisa Sekencang Ini Mobil Listrik SUV 7 Seater Mercedes-Benz EQB 250+
Selama pengetesan dan dilakukan charging sampai 100 persen, jarak tempuh yang ditampilkan cukup dinamis.
Jika dalam kondisi pemakaian yang 'boros', saat baterai terisi 100 persen penuh jarak tempuh yang ditampilkan berkisar di angka 380 km hingga 390 km.
Sementara dengan kondisi pemakaian yang normal dan efisien dibuat irit, saat baterai dicas kembali sampai 100 persen angka jarak tempuh yang ditampilkan bisa mencapai 485 km.
Angka jarak tempuh tersebut memang bisa berubah bergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Klaim pabrikan dari pengetesan metode WLTP sejauh 535 km bisa menjadi acuan bahwa mobil listrik SUV 7 seater ini punya potensi menempuh jarak sejauh itu.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR