GridOto.com - EQB 250+ Progressive Line jadi salah satu lini model mobil listrik keluaran Mercedes-Benz yang dijual di Indonesia.
Mercedes-Benz EQB 250+ dibekali baterai yang cukup besar.
Di area kolong mobil, Mercedes-Benz EQB 250+ menggendong baterai jenis lithium-ion.
Kapasitasnya sebesar 70,5 kWh, cukup untuk membawa mobil berjalan dengan jarak yang cukup jauh.
Berdasarkan klaim pabrikan, Mercedes-Benz EQB 250+ bisa menempuh jarak hingga 535 km (WLTP).
Kapasitas baterai tentu menjadi pertimbangan penting pada mobil listrik.
Baca Juga: Bisa Muat Banyak, Seirit Apa Konsumsi Listrik Mercedes-Benz EQB 250+?
Sebab besaran kapasitas baterai yang dimiliki akan terkait dengan jarak tempuh mobil listrik yang bisa dicapai.
Dengan figur 70-an kWh sudah termasuk besar, apalagi jika disandingkan dengan pabrikan Cina yang banyak bermain di kapasitas 60 kWh bahkan ada yang mencapai 100 kWh.
Dibanderol dengan harga Rp 1,69 miliar memang terpaut cukup tinggi dibandingkan dengan mobil listrik pabrikan Cina yang kapasitas baterainya setara.
Tapi ini adalah Mercedes-Benz, pabrikan mobil asal Jerman yang juga menghadirkan kualitas dari kenyamanan juga kemewahan.
Kami sudah tes, memang angka yang bisa dicapai tidak sampai menyentuh angka dari klaim pabrikan.
Baca Juga: Bisa Sekencang Ini Mobil Listrik SUV 7 Seater Mercedes-Benz EQB 250+
Selama pengetesan dan dilakukan charging sampai 100 persen, jarak tempuh yang ditampilkan cukup dinamis.
Jika dalam kondisi pemakaian yang 'boros', saat baterai terisi 100 persen penuh jarak tempuh yang ditampilkan berkisar di angka 380 km hingga 390 km.
Sementara dengan kondisi pemakaian yang normal dan efisien dibuat irit, saat baterai dicas kembali sampai 100 persen angka jarak tempuh yang ditampilkan bisa mencapai 485 km.
Angka jarak tempuh tersebut memang bisa berubah bergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Klaim pabrikan dari pengetesan metode WLTP sejauh 535 km bisa menjadi acuan bahwa mobil listrik SUV 7 seater ini punya potensi menempuh jarak sejauh itu.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR