Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

344 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Ini Arah Favoritnya

M. Adam Samudra - Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:47 WIB
Ilustrasi liburan
Istimewa
Ilustrasi liburan

GridOto.com - Libur Isra Mikraj 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke luar wilayah Jabotabek.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 344.210 kendaraan meninggalkan kawasan Jabotabek selama periode H-1 hingga Hari H libur Isra Mikraj, atau sejak Kamis (15/1) pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (17/1/2026) pukul 06.00 WIB.

Jumlah tersebut meningkat 10,3 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 312.173 kendaraan.

Data itu merupakan akumulasi arus kendaraan yang melintas di empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan lonjakan kendaraan tersebut telah diantisipasi dengan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas tol Jasa Marga Group.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara intensif di seluruh ruas tol Jasa Marga Group, terutama pada koridor utama keluar dan masuk wilayah Jabotabek,” ujar Rivan, Jumat (17/1/2026).

Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek atas diskresi kepolisian.

Timur Jadi Tujuan Favorit

Berdasarkan data Jasa Marga, arah Timur menjadi tujuan favorit pemudik libur Isra Mikraj.

Baca Juga: Mulai Januari-April 2026 Jalur Pantura Semarang-Demak Bakal Macet Parah, Ini Penyebabnya

Sebanyak 161.546 kendaraan atau 46,9 persen dari total kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa dan Bandung.

Rinciannya, kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 74.442 unit, naik 15,7 persen dari kondisi normal.

Sementara arus menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 87.104 kendaraan, melonjak signifikan hingga 29,1 persen.

Di arah Barat (Merak), jumlah kendaraan yang melintas GT Cikupa tercatat 97.105 kendaraan, justru lebih rendah 5,7 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Sementara itu, arus menuju arah Selatan (Puncak) melalui GT Ciawi mencapai 85.559 kendaraan, meningkat 10,6 persen dari kondisi normal.

Travoy Didorong Jadi 'Co-Driver Digital'
Selain pengaturan lalu lintas di lapangan, Jasa Marga juga mendorong pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Travoy untuk membantu pengguna jalan selama periode libur.

“Aplikasi Travoy tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai asisten digital yang membantu pengguna jalan merencanakan perjalanan yang efektif dan efisien di jalan tol,” kata Rivan.

Travoy dilengkapi berbagai fitur, mulai dari CCTV real-time, informasi lalu lintas terkini, estimasi tarif tol, informasi rest area, hingga layanan pemesanan derek secara online.

Aplikasi ini juga mendukung pembayaran tol nirsentuh melalui teknologi RFID serta pencatatan transaksi digital.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa