GridOto.com- Sebuah bengkel di Setu, Kabupaten Bekasi berhasil menangani proses restorasi baterai pada mobil listrik BYD E6 yang sebelumnya tidak dapat beroperasi akibat gangguan pada sistem.
Unit yang ditangani merupakan mobil listrik bekas operasional taksi dengan kondisi baterai yang tidak lagi bekerja secara optimal.
Mobil tersebut diketahui berada dalam kondisi mati sehingga tidak bisa dijalankan sebelum dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Selama masih bisa di-balancing, baterai itu masih ada harapan untuk dipakai lagi," jelas Tian.
Proses restorasi dilakukan oleh Dirgantara Autoproject, bengkel milik Bastian yang akrab disapa Tian.
Baca Juga: Mirip Handphone, Ini Kebiasaan yang Bikin Baterai Mobil Listrik Cepat Drop
Pemeriksaan awal difokuskan pada kondisi baterai untuk menentukan apakah kerusakan masih memungkinkan ditangani tanpa penggantian unit secara keseluruhan.
Balancing dilakukan untuk menormalkan perbedaan tegangan antar sel baterai yang sebelumnya berada di luar batas kerja sistem.
Ketidakseimbangan tegangan tersebut memicu sistem proteksi kendaraan sehingga mobil tidak dapat dioperasikan.
“Kalau tegangannya nggak sama, sistem bakal ngunci dan mobil nggak bisa jalan," terangnya.
Proses balancing dikerjakan dengan tahapan terukur agar setiap sel baterai kembali berada dalam rentang tegangan yang sesuai.
Baca Juga: Ini Alasan Fast Charging, Bikin Performa Baterai Mobil Listrik Menurun
Pendekatan ini dipilih sebagai langkah awal sebelum mengambil keputusan penggantian baterai secara menyeluruh.
Selain menekan kebutuhan penggantian komponen besar, proses balancing juga berpengaruh terhadap kestabilan kerja sistem baterai.
“Balancing itu penting supaya kerja baterai kembali normal dan nggak merembet ke kerusakan lain," ujar Tian.
Hasil dari proses tersebut membuat sistem kendaraan kembali merespons sehingga mobil dapat diaktifkan setelah sebelumnya tidak berfungsi.
Langkah ini menunjukkan bahwa gangguan pada baterai mobil listrik masih dapat ditangani melalui pemeriksaan dan penanganan teknis yang tepat.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR