“Kalau tegangannya nggak sama, sistem bakal ngunci dan mobil nggak bisa jalan," terangnya.
Proses balancing dikerjakan dengan tahapan terukur agar setiap sel baterai kembali berada dalam rentang tegangan yang sesuai.
Baca Juga: Ini Alasan Fast Charging, Bikin Performa Baterai Mobil Listrik Menurun
Pendekatan ini dipilih sebagai langkah awal sebelum mengambil keputusan penggantian baterai secara menyeluruh.
Selain menekan kebutuhan penggantian komponen besar, proses balancing juga berpengaruh terhadap kestabilan kerja sistem baterai.
“Balancing itu penting supaya kerja baterai kembali normal dan nggak merembet ke kerusakan lain," ujar Tian.
Hasil dari proses tersebut membuat sistem kendaraan kembali merespons sehingga mobil dapat diaktifkan setelah sebelumnya tidak berfungsi.
Langkah ini menunjukkan bahwa gangguan pada baterai mobil listrik masih dapat ditangani melalui pemeriksaan dan penanganan teknis yang tepat.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR