Dari sisi produk, bisnis sparepart Yamaha hingga saat ini masih didominasi oleh komponen fast moving yang berkaitan langsung dengan kebutuhan perawatan rutin.
Selain itu, aksesori untuk menunjang tampilan dan kenyamanan berkendara juga menjadi kontributor penting dalam penjualan aftersales.
“Untuk spareparts masih didominasi fast moving untuk perawatan rutin dan aksesori untuk upgrade penampilan,” kata Rifki.
Seiring berjalannya waktu, Yamaha juga memperluas lini produk aftersales melalui kehadiran berbagai produk baru, mulai dari oli resmi Yamalube hingga apparel dan aksesori gaya hidup.
Langkah ini disebut sebagai upaya memperluas segmen dan target bisnis Yamaha di luar kebutuhan dasar perawatan kendaraan.
“Dengan hadirnya lini baru produk-produk tersebut, segmen dan target bisnis Yamaha juga semakin luas,” ujarnya.
Meski berbagai kanal penjualan mulai berkembang, Rifki menegaskan bahwa kontribusi terbesar penjualan aftersales Yamaha hingga kini masih ditopang oleh jaringan dealer resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Penjualan dari sisi aftersales memang mengalami peningkatan dan kontribusi terbesarnya masih berasal dari jaringan sparepart dealer kami,” tutup Rifki.
Ke depan, Yamaha memastikan akan terus memperkuat strategi aftersales dengan mempromosikan produk-produk baru maupun existing, serta aktif berkolaborasi dalam berbagai aktivitas dan campaign, demi menjaga kepuasan konsumen sekaligus keberlanjutan bisnis jangka panjang.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR