Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ruas Pantura Semarang Dihantui Macet Parah Januari-April 2026, Ini Penyebabnya

Ferdian - Sabtu, 3 Januari 2026 | 17:30 WIB
Jalur Pantura Semarang-Demak terancam macet parah selama 4 bulan ke depan. Ini penyebabnya
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Jalur Pantura Semarang-Demak terancam macet parah selama 4 bulan ke depan. Ini penyebabnya

GridOto.com - Jalan Pantura Semarang-Demak berpotensi macet sepanjang Januari sampai April 2026.

Buat yang ogah macet-macetan diharapkan mencari jalur alternatif selain melewati jalan tersebut.

Diketahui kemacetan di beberapa titik ini disebabkan adamnya pengerjaan jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Jateng, Awang Nofika mengatakan, proyek tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan jalan terhadap genangan air dan beban kendaraan yang tinggi.

“Untuk ketahanannya terhadap genangan dan beban lalu lintas,” katanya, saat dikonfirmasi, Jumat (2/1).

Menurutnya, pengerjaan preservasi Jalan Batas Kota Semarang-Demak-Trengguli-Jepara hingga batas Kabupaten Kudus akan segera dilaksanakan.

“Perkerasan beton yang dilaksanakan pada periode Januari 2026 hingga April 2026,” ujarnya melansir TribunJateng.

Khusus ruas Jalan Kaligawe KM 3+450 hingga KM 4+650 atau di kawasan Terminal Terboyo, Awang menuturkan, penanganan dilakukan melalui peninggian badan jalan.

Baca Juga: Bak Kisah Bandung Bondowoso, Tiba-tiba Muncul Lubang Dalam Mirip Sumur di Jalan Pantura Semarang

“Dengan lapis fondasi agregat kelas A dan AC-BC,” jelasnya.

Selain peninggian badan jalan, pihaknya juga telah melakukan penanganan darurat pascabanjir di Jalan Nasional Kaligawe pada November 2025.

Pengerjaan dilakukan menggunakan metode cold milling machine (CMM) untuk menjaga fungsionalitas jalan serta keselamatan pengguna.

“Selanjutnya, hingga Desember 2025, dilakukan pemeliharaan rutin secara berkala guna memastikan kondisi perkerasan tidak terjadi lubang pada badan jalan,” bebernya.

Adapun, proyek perbaikan jalan Pantura Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak dihentikan sementara demi kelancaran arus lalu lintas di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Pekerjaan akan dilanjutkan pada 5 Januari 2026. Pantauan di lokasi, di area Simpang Tiga Trengguli, sejumlah alat berat masih berada di lokasi, namun tidak ada aktivitas perbaikan jalan.

Sementara kondisi arus lalu lintas dari arah Kudus menuju Semarang maupun sebaliknya terpantau ramai lancar.

KBO Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno mengonfirmasi, penghentian sementara proyek perbaikan jalan nasional tersebut demi kelancaran arus lalu lintas selama libur Nataru.

Baca Juga: Daripada Kejebak di Pantura Demak-Kudus, Pengendara Disarankan Lewat Jalur Alternatif Ini

"Untuk kegiatan perbaikan jalan di Demak, khususnya di kilometer 70.750, kami break dulu kemarin tanggal 24 (Desember 2025-Red)," bebernya.

Meski begitu, sejumlah pekerja jalan masih berada di lokasi dan sigap untuk melakukan perbaikan ringan.

"Namun demikian, di-standby-kan peralatan, petugas, apabila jalan-jalan rusak diperbaiki demi kelancaran lalu lintas," tuturnya.

Djoko menyatakan, proyek perbaikan jalan akan kembali dilaksanakan sekitar tanggal 5 Januari 2026 setelah kepadatan arus lalu lintas kembali normal.

"Insyaallah sampai selesai Nataru, nanti di tanggal 4 atau 5 Januari baru pekerjaan bisa dilanjutkan lagi di wilayah Pantura Demak," ucapnya.

Sementara ini pihaknya memprioritaskan pengguna jalan agar nyaman tanpa hambatan.

"Kami prioritas masyarakat pengguna jalan, terkhusus di Pantura Demak, supaya mereka berlibur Nataru ini bisa lancar dan nyaman tanpa ada hambatan yang sangat berarti," terangnya.

Baca Juga: Pantura Arjawinangun Mencekam, Mitsubishi Kuda Hancur Lebur Diterkam Truk Kontainer Loncat

Djoko memastikan, kondisi lalu lintas sepanjang Pantura Demak, dari perbatasan Kabupaten Kudus hingga Kota Semarang saat ini ramai lancar.

"Dari Karanganyar sampai Sayung sampai siang ini masih terpantau ramai lancar terkendali," tandasnya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan Pantura Demak untuk senantiasa berhati-hati dan menaati aturan lalu lintas saat berkendara.

"Saya mohon untuk tetap berhati-hati, tetap tertib berlalulintas, kondisi kendaraan diperhatikan, kemudian faktor keselamatan berkendara juga diperhatikan, apabila sudah lelah atau mengantuk lebih baik menepi mencari rest area," tukasnyanya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa