GridOto.com - Xiaomi klaim catatkan penjualan ciamik sepanjang 2025 lalu.
Ini setelah pabrikan asal China ini berhasil menjual lebih dari 50 ribu unit pada Desember lalu.
Diketahui Xiaomi pertama kali masuk pasar otomotif lewat model SU7 sedan yang resmi diluncurkan pada 28 Maret 2024 di Beijing, dengan pengiriman unit ke konsumen dimulai pada April.
Meski tidak mengungkap angka penjualan secara rinci, Xiaomi memastikan pengiriman Desember melampaui 50 ribu unit.
Berdasarkan data China EV Datatracker, lembaga pemantau penjualan kendaraan listrik di China, Xiaomi telah mengirimkan 361.625 unit sepanjang Januari–November.
Dengan tambahan pengiriman Desember, total penjualan Xiaomi pada 2025 dipastikan lebih dari 400 ribu unit.
Pada November, Xiaomi mencatatkan penjualan 46.249 unit di China, melonjak 99,7 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, 33.729 unit merupakan SUV YU7, sementara 12.520 unit lainnya adalah sedan SU7.
Baca Juga: Canggih, Xiaomi Patenkan Teknologi yang Bisa Cegah Mobil Kecelakaan
SUV YU7 merupakan model kedua Xiaomi yang diluncurkan pada Juni 2025, dan diposisikan sebagai penantang langsung Tesla Model Y.
Melansir CarNewsChina, CEO sekaligus pendiri Xiaomi, Lei Jun, mengungkapkan bahwa YU7 telah mencapai 150.000 unit pengiriman hanya dalam waktu enam bulan sejak peluncuran.
Ke depan, Xiaomi disebut tengah menyiapkan dua model baru pada 2026, serta dua pembaruan untuk SU7.
Dua model anyar tersebut akan mengusung teknologi EREV (Extended Range Electric Vehicle), masing-masing berupa SUV besar 7-penumpang dan SUV 5-penumpang.
Sementara SU7 akan mendapatkan versi facelift 2026 dan satu varian premium executive.
Saat ini, Xiaomi masih memasarkan mobilnya khusus di China. Namun, ekspansi global sudah masuk agenda.
Xiaomi menargetkan masuk pasar Eropa pada 2027, setelah melakukan proses validasi kendaraan untuk standar Uni Eropa di Jerman, sebagaimana dikonfirmasi Presiden Xiaomi Lu Weibing.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR