Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Saat Pasar Mobil Turun, Penjualan Motor Nasional Masih Bertahan

Wisnu Andebar - Jumat, 2 Januari 2026 | 12:30 WIB
Penjualan motor relatif lebih stabil dibanding mobil
ARSN / GridOto
Penjualan motor relatif lebih stabil dibanding mobil

GridOto.com - Di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan daya beli masyarakat, penjualan sepeda motor nasional sepanjang 2025 justru relatif lebih stabil.

Hal ini berbeda dengan pasar mobil yang mengalami koreksi cukup dalam pada periode yang sama.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat distribusi domestik sepeda motor selama Januari-November 2025 mencapai 5.950.844 unit.

Angka tersebut relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di level 5.929.830 unit.

Sementara itu, pasar mobil justru terpantau lesu.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), wholesales mobil sepanjang Januari-November 2025 tercatat 710.084 unit, atau turun 9,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 785.917 unit.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menilai perbedaan tren antara industri roda dua dan roda empat tersebut tidak lepas dari cara konsumen menyikapi tekanan ekonomi.

Rifki Maulana, Public Relation, YRA & Community YIMM, mengatakan Yamaha masih mampu menjaga kestabilan penjualan meski permintaan pasar secara umum mengalami penurunan.

“Ya Alhamdulillah, dibanding tahun lalu walaupun demand-nya sedikit turun, tapi Yamaha tetap bisa stabil sih,” ujar Rifki saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Baca Juga: Yamaha Buka Suara Soal Lexi dan XMAX Turbo, Begini Jawabannya

Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penjualan Yamaha masih berada di level yang relatif sama.

Menurut Rifki, kondisi ekonomi bisa menjadi salah satu faktor yang membuat pasar sepeda motor lebih bertahan dibandingkan mobil.

Namun, ia menegaskan analisis tersebut masih bersifat asumsi.

“Ini baru asumsi ya, bisa jadi juga kan dari kami Yamaha juga memang mendorong premium kategori ya dari MAXI Series,” kata Rifki.

Ia juga melihat adanya potensi pergeseran pilihan konsumen.

“Bisa jadi juga dengan kondisi penjualan roda empat yang turun mereka beralih gitu ke roda dua. Itu kemungkinan juga ada terjadi. Memang ada kondisi seperti itu di pasar,” lanjutnya.

“Mungkin mencari alternatif yang lebih tepatnya,” sambungnya.

Di internal Yamaha, strategi fokus ke segmen premium disebut ikut menopang kinerja penjualan.

Model-model MAXI Series seperti NMAX, Aerox, hingga XMAX masih menjadi tulang punggung Yamaha di pasar nasional, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap skutik bongsor.

Meski demikian, Yamaha enggan membeberkan data penjualan secara detail, baik dari sisi kontribusi per model maupun angka penjualan masing-masing segmen.

Perusahaan menilai perubahan preferensi konsumen dan fleksibilitas sepeda motor sebagai alat transportasi menjadi alasan utama mengapa penjualan roda dua relatif lebih stabil dibandingkan mobil sepanjang 2025.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa