Masalah Baru Muncul di Proyek Tol Semarang-Demak, Berawal dari Konflik Internal Berujung ke Tanah Wakaf

Ruditya Yogi Wardana - Senin, 6 Desember 2021 | 21:00 WIB
Pengerjaan jalan tol Semarang-Demak Seksi 2.
Instagram @ganjar_pranowo
Pengerjaan jalan tol Semarang-Demak Seksi 2.

GridOto.com - Permasalahan terkait proyek jalan tol Semarang-Demak tampaknya masih bermunculan.

Kali ini Yayasan Sunan Kalidjogo, Demak, Jawa Tengah yang melayangkan protes kepada pihak-pihak yang terkait dengan proyek jalan tol Semarang-Demak.

Adapun protes yang dilayangkannya terkait proses penggantian tanah wakaf yang terdampak proyek jalan tol tersebut.

Ketua Pembina Yayasan Sunan Kalidjogo, R Agus Supriyanto menuturkan dirinya sama sekali tidak dilibatkan dalam proses ganti rugi tanah wakaf yang terdampak proyek.

Padahal, yayasan sudah menyerahkan sebanyak 58 bidang tanah wakaf seluas 11,8 hektar kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Demak untuk proyek ini.

Sekarang pengerjaan di lahan wakaf itu bahkan sudah dilakukan oleh kontraktor, meski masalahnya belum terselesaikan.

"Setelah serah terima, sangat disayangkan kami tidak pernah lagi menerima informasi terkait keberadaan dan status dari sertifikatnya. Terlebih proses yang sudah dan sedang berlangsung ya kami tidak tahu," jelasnya, dikutip dari Tribunjateng.com.

Secara terpisah, Kuasa Hukum Yayasan Sunan Kalidjogo, Aprilia Supaliyanto mengatakan dirinya merasa Panitia Pengadaan Tanah (P2T) untuk tol Semarang-Demak mengabaikan masalah ini.

"Juga Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Kantor Pertanahan Demak wajib hukumnya melaksanakan objek hukum dengan klien ami supaya tidak ada salah langkah hingga berimbang ke persoalan hukum oleh pihak terkait," katanya.

Baca Juga: Update Terbaru Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2, Target Selesainya di Tanggal Cantik Lho


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa