Semakin Banyak, Pertamina Luncurkan Lagi Dua SPKLU Baru di Jakarta, Berikut Lokasinya!

Muhammad Ermiel Zulfikar - Kamis, 5 Agustus 2021 | 20:22 WIB
Ilustrasi. Petugas mengoperasikan mesin SPKLU pertama milik Pertamina.
Dok. Pertamina
Ilustrasi. Petugas mengoperasikan mesin SPKLU pertama milik Pertamina.

GridOto.com - PT Pertamina (Persero) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) meluncurkan dua stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Jakarta, pada Kamis (5/8/2021) hari ini secara virtual.

Adapun kedua SPKLU ini masing-masing berlokasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Lenteng Agung dan MT Haryono.

Untuk tahap awal, masyarakat bisa menikmati layanan pengisian daya baterai kendaraan listriknya secara gratis di kedua SPKLU tersebut.

Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina mengatakan, peralihan menuju energi bersih jadi latar belakang diresmikannya SPKLU di Lenteng Agung dan MT Haryono.

"Sebagai BUMN yang masih menjalankan bisnis didominasi energi fosil, maka transformasi Pertamina harus dijalankan secara signifikan dan cepat," ujar wanita yang akrab disapa Nicke ini dalam siaran resmi Pertamina, Kamis (5/8/2021).

"Komitmen transisi energi juga harus dilakukan secara serius dan melibatkan program yang sangat masif. Target tersebut masukan ke dalam Environment, Social & Governance (ESG), baik secara langsung maupun tidak langsung di dalam operasional perusahaan," imbuhnya.

(Dari kiri atas), Ka. BPPT, Hammam Riza, Kepala BRIN, Tri Handoko, (kiri bawah), Deputi TIEM  BPPT, Eniya Listiani Dewi, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati melakukan peresmian secara simbolis launching stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Lenteng Agung dan MT Haryono secara virtual, Jakarta, Kamis, 5/8/21
Dok. Pertamina
(Dari kiri atas), Ka. BPPT, Hammam Riza, Kepala BRIN, Tri Handoko, (kiri bawah), Deputi TIEM BPPT, Eniya Listiani Dewi, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati melakukan peresmian secara simbolis launching stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Lenteng Agung dan MT Haryono secara virtual, Jakarta, Kamis, 5/8/21

Enggak cuma itu, Nicke juga mengungkapkan bahwa Pertamina telah melakukan pengukuran karbon emisi dalam 10 tahun terakhir, dan telah dicapai sebesar 29 persen karbon emisi selama 2010-2020.

Hal ini akan terus ditingkatkan, termasuk di sektor transportasi yang menyumbang 23 persen karbon emisi.

Baca Juga: Dukung Kendaraan Listrik, Pertamina Gandeng Grab Kembangkan SPKLU Fast Charging di Bandara Soetta


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa