Plus-Minus Yamaha All New Aerox 155 Connected Tanpa Rem Cakram Belakang

Harry - Rabu, 18 November 2020 | 19:30 WIB
Yamaha All New Aerox 155 Connected
Istimewa
Yamaha All New Aerox 155 Connected

GridOto.com - Sejak dikenalkan pertama kali tahun 2016, Yamaha Aerox enggak dibekali rem belakang tipe cakram, melainkan tipe tromol.

Lalu tahun 2020 ini PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali mengenalkan model terbaru All New Aerox 155 Connected, yang juga tanpa rem cakram belakang.

(Baca Juga: Kesan Pertama Mencoba Yamaha All New Aerox 155 Connected, Bisa Irit dan Kencang)

Hal ini banyak dikomentari penggemar sepeda motor Indonesia. Tapi pihak Yamaha ternyata punya alasan tersendiri sob.

"Tujuannya untuk menekan bobot motor dan mendapatkan Power to Weight (PWR) ratio terbesar di kelasnya,” ujar Antonius Widiantoro, Manager of Public Relation YIMM.

Untuk mengganti informasi pada spidometer All New Aerox 155 Connected cukup tekan tombol di sakelar kiri sisi depan yang bertuliskan Menu
Fariz/otomotifnet.com
Untuk mengganti informasi pada spidometer All New Aerox 155 Connected cukup tekan tombol di sakelar kiri sisi depan yang bertuliskan Menu


Selain itu, sasaran konsumen yang menginginkan All New Aerox 155 dianggap ingin control lebih pada motornya saat berkendara.

"Konsumen Aerox lebih berorientasi pada sporty riding, berbeda dengan konsumen NMAX yang motornya ditujukan untuk segmen yang lebih luas,” sambungnya.

(Baca Juga: Selisih Rp 3,5 Juta, Nih Bedanya Yamaha All New Aerox 155 Connected Varian ABS dan Standar)

Selain itu, karena masih pakai rem tromol, motor ini jadi bisa dilengkapi dengan parking brake lock (lihat foto atas), ini berguna banget saat parkir di permukaan jalan menurun atau menanjak.

Parking brake lock umumnya tidak digunakan pada rem jenis cakram yang bekerja secara hidrolis.

Jika rem hidrolis ditekan secara terus menerus dalam waktu lama dalam pengoperasian parking brake lock, kemungkinan besar terjadi kerusakan pada sil-sil di kaliper dan master rem.

Kecuali pada moge-moge yang rem belakang cakram tapi punya parking brake lock, dipastikan memiliki mekanisme berbeda, hidrolis untuk rem belakang dan rem mekanis untuk rem parkir.

Dua rem di satu roda tentunya membuat harga jual jadi lebih mahal.

Sedang Yamaha rasanya tidak mau menambah harga pada Aerox untuk mekanisme parking brake lock layaknya moge.  

Tapi memang, karena konsep sporty yang diusung Aerox, tanpa hadirnya rem cakram belakang jadi sedikit kurang lengkap ya?

Jadi kalau mau pasang cakram belakang, meski keluar dana ekstra sob.


Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa