Salah Isi Bensin Bikin Garansi Kendaraan Hangus? Ini Penjelasan Pabrikan Mobil dan Motor

Naufal Shafly - Sabtu, 27 Juni 2020 | 20:35 WIB
Ilustrasi mobil yang mengisi bensin menggunakan bensin tidak sesuai anjuran pabrikan.
Tribunnews/Nurudin
Ilustrasi mobil yang mengisi bensin menggunakan bensin tidak sesuai anjuran pabrikan.

GridOto.com - Setiap kendaraan memiliki bahan bakar rekomendasi yang dianjurkan oleh pabrikan.

Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan spesifikasi teknis dari kendaraan itu sendiri, serta mempertahankan performanya.

Kendaraan yang sering menggunakan BBM tidak sesuai rekomendasi pabrikan, berpotensi mengalami kerusakan mesin.

Jika sampai terjadi hal demikian, siap-siap menanggung rugi ya, sob.

Pasalnya, pabrikan akan otomatis menggugurkan garansi jika ternyata mesin rusak karena pemakaian BBM yang tidak sesuai.

Baca Juga: Sudah Tahu Belum Alasan Kenapa BBM Pertamina Warnanya Berbeda-beda?

"Garansi bisa hilang? Ya bisa saja terjadi jika nanti saat investigasi ditemukan bahwa memang pemakaian bahan bakarnya tidak sesuai," ucap National Technical Leader PT Toyota Astra Motor (TAM), Nurkholis, dalam acara NGOVI bersama OTOMOTIF Group, Sabtu (27/6/2020).

Ia bercerita, beberapa tahun lalu, ada kejadian mobil konsumen yang garansinya gugur karena kerusakan disebabkan pemakaian BBM yang tidak sesuai standar pabrikan.

Beberapa tahun lalu, ada kasus pemakaian bahan bakar yang salah, otomatis itu (garansi) akan mati. Karena kami secara ilmiah dapat dipertanggung jawabkan investigasinya, bahwa memang dalam kasus saat itu konsumen yang salah dalam menggunakan bahan bakar. Investigasi kami sangat fair," tandasnya.

Bukan cuma berlaku pada mobil, aturan garansi seperti ini juga dijalankan pabrikan motor.

Baca Juga: Mengenal Decarbonizing, Pembersihan Kerak Carbon Untuk Perpanjang Umur Mesin

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan garansi motor bisa saja gugur karena pemakaian BBM tidak sesuai rekomendasi.

"Intinya kalau memang terdeteksi pemakaian bahan bakarnya tidak sesuai yang bisa mengakibatkan kerusakan mesin, mau tidak mau garansi akan gugur," ucap Endro dalam kesempatan yang sama.

Sebagai informasi, pabrikan selalu memberi rekomendasi bahan bakar pada buku panduan atau manual book.

Bahkan, di beberapa tipe pabrikan menempelkan stiker peringatan di kendaraan itu sendiri.

Baca Juga: Pakai BBM Rekomendasi Pabrikan, Untung atau Buntung? Ini Jawabannya

Seperti di Toyota Calya, stiker rekomendasi penggunaan BBM RON 92 ditempatkan di kaca belakang mobil.

Jadi sudah jelas ya sob! Selalu pakai BBM yang sesuai rekomendasi pabrikan!

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa