Turun Spesifikasi Oli Mesin Mobil, Harus Siap Terima 2 Risiko Ini

Ryan Fasha - Kamis, 11 Juni 2020 | 10:00 WIB
Ilustrasi ragam oli mesin mobil
Ryan/GridOto.com
Ilustrasi ragam oli mesin mobil

GridOto.com - Mesin motor bakar konvensional membutuhkan oli mesin untuk melumasi komponen yang bergerak dan bergesekan.

Setiap pabrikan mobil membuat mesin mobil pasti juga mencantumkan spesifikasi oli mesin yang harus digunakan.

Hal ini untuk membut kinerja mesin dalam keadaan optimal dan performa mesin mobil juga terjaga.

Namun, tidak sedikit orang yang mengganti oli mesin mobil dengan spesifikasi yang lebih rendah.

Sebagai contoh, seperti Toyota Calya 1.2 menggunakan spesifikasi oli mesin dari pabrikan 0W-20 API SN GF-5 dengan bahan synthetic lalu diganti dengan oli mesin dengan spesifikasi di bawahnya seperti 10W-40 API SL.

Mengganti oli mesin dengan spesifikasi lebih rendah ternyata ada 2 risiko yang harus diterima lho.

ilustrasi oli mesin bensin dengan viskositas lebih kental
Ryan/GridOto.com
ilustrasi oli mesin bensin dengan viskositas lebih kental

Baca Juga: Harus Jeli, Cara Ini Ampuh Bedakan Filter Oli Mobil Palsu dengan Asli

1. Tarikan Mesin Berat

Saat mengganti oli mesin dengan spesifikasi di bawah oli yang direkomendasikan pabrikan maka akan berpengaruh terhadap tarikan mesin mobil.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa