Alur atau Kembangan Ban Punya Batas Minimum Ketebalan, Berapa Ukurannya?

Naufal Shafly - Minggu, 7 Juni 2020 | 20:05 WIB
Ilustrasi alur ban motor
Dok Motor Plus
Ilustrasi alur ban motor

GridOto.com - Penggunaan ban yang tapaknya sudah tipis dapat membahayakan, karena traksi pada aspal akan berkurang.

Traksi ban sebenarnya bergantung pada kembangan atau alur ban, yang salah satu fungsinya adalah sebagai pencengkram ban dengan aspal.

Tetapi kembangan ban tidak bisa dibuat terlalu dalam atau terlalu tipis, karena standarnya sudah diatur dalam regulasi.

Baca Juga: Harga Ban Motor Untuk Bebek dan Skutik Juni 2020, Mulai Rp 170 Ribuan

Lantas, berapa tingkat ketebalan kembangan ban yang dianjurkan dalam regulasi?

"Ketebalan kembang ban yang ideal sesuai standar DOT (Departmen of Transportation) adalah sekitar 23-15 mm untuk ban baru," ucap Bintarto Agung, Pendiri Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) saat dihubungi GridOto.com, Minggu (7/6/2020).

Sedangkan, ketebalan kembang minimum yang diperbolehkan sesuai standar DOT adalah 2 hingga 4 mm.

Semakin sering digunakan maka tingkat ketebalan ban akan semakin tipis, otomatis tebal kembangan ban pun semakin berkurang.

Baca Juga: Kenapa Ban Belakang Moge Jauh Lebih Lebar dari Ban Depannya? Ada Dual Alasannya

Jika kembangan ban dirasa sudah tipis, atau istilah umumnya ban sudah menjadi 'botak', Bintarto menyebut pengguna harus segera menggantinya.

"Ban botak atau tidak ber-alur sangat berbahaya karena tidak mempunyai daya cengkeraman atau traksi pada jalan, terutama saat kondisi jalan basah. Sangat berpengaruh pada kestabilan pengendaraan," tutupnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa