Meski Permintaan Turun dan Ada PSBB Kedua, Toyota Komitmen untuk Tetap Melakukan Eskpor

Wisnu Andebar - Kamis, 23 April 2020 | 20:15 WIB
Fortuner jadi model yang paling banyak diekspor Toyota Indonesia.
Istimewa.
Fortuner jadi model yang paling banyak diekspor Toyota Indonesia.

GridOto.com - Selain permintaan dalam negeri yang mengalami penurunan, ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) juga mengalami hal serupa imbas virus Corona (Covid-19).

"Sudah ada penurunan (ekspor) tapi masih ada demand (permintaan)," kata Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN kepada GridOto.com, Kamis (23/4/2020).

Hanya saja ia mengaku belum bisa menyebutkan secara rinci seberapa besar penurunannya.

"Baru bisa dilihat bulan Mei (2020) depan," terangnya.

Baca Juga: PSBB Jakarta Diperpanjang Hingga 22 Mei, Toyota Ikut Anjuran Pemerintah, Tapi Buka Beberapa Bengkel untuk Keadaan Darurat

Lebih lanjut, Bob memastikan bahwa aktivitas ekspor akan tetap berjalan seiring diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Adapun periode kedua PSBB ini berlaku selama 28 hari, yang dimulai pada 24 April sampai 22 Mei 2020.

"Pada dasarnya TMMIN akan WFH (Work Form Home) mengikuti PSBB DKI Jakarta, kecuali beberapa bagian tertentu yang berkaitan dengan pemenuhan aktivitas ekspor," tegas Bob.

Ia menjelaskan, ekspor akan kembali dilakukan pekan depan, tepatnya pada Senin (27/4/2020) mendatang.

Baca Juga: 4 Hal yang Membuat Toyota Fortuner 4x4 Tangguh di Medan Off-Road

"Ekspor akan kembali berjalan Senin depan dan ini merupakan komitmen kami dengan negara tujuan ekspor," jelasnya.

Ia menerangkan, bagi karyawan yang hadir akan memenuhi protokol kesehatan sebagaimana diatur oleh pemerintah.

Sementara itu, produksi untuk kebutuhan dalam negeri masih belum berjalan mengingat stok masih tersedia.

"Stoknya masih ada," ungkapnya lagi.

Baca Juga: Keren Nih Digimods Toyota GR Supra GT-Four Dengan Livery Castrol

Bob mengaku belum bisa memprediksi kapan produksi akan kembali berjalan mengingat pemerintah masih terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Belum ada yang bisa prediksi, masih macam-macam skenario pemulihan," pungkasnya.

Sebagai informasi, ada sembilan produk yang diekspor secara utuh dengan merek Toyota, yang dimanufaktur di fasilitas produksi TMMIN dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Kendaraan yang diekspor oleh Toyota dari Indonesia itu adalah Fortuner, Innova, Vios, Yaris, Sienta, Rush, Avanza, Agya dan TownAce/LiteAce.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Toyota: Tidak Langsung Berdampak ke Industri Otomotif

Ekspansi ekspor juga berhasil dilakukan TMMIN, antara lain dengan menambah destinasi ekspor ke negara-negara di kawasan Amerika Tengah dan Selatan serta beberapa negara Mekong

Sebanyak lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Pasifik, Timur Tengah, Amerika Tegah dan Selatan serta Afrika menjadi destinasi ekspor brand Toyota.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa