Pakai Ban Off-road Buat Sehari-hari di Jalan Aspal? Ini Konsekuensinya

Radityo Herdianto - Senin, 6 April 2020 | 13:00 WIB
Ilustrasi. Pelek Dibungkus ban Accelera M/T 01 185/85 R16
Ivan Casagrande Momot
Ilustrasi. Pelek Dibungkus ban Accelera M/T 01 185/85 R16

GridOto.com - Untuk dongkrak tampilan mobil SUV, tidak sedikit pemilik mobil melakukan modifikasi pasang ban off-road alias Mud Terrain (M/T).

Meski bukan peruntukkannya, seringkali ban off-road dipakai di jalan aspal biasa untuk sehari-hari demi mengejar tampilan.

Perlu diperhatikan, ini konsekuensi yang harus diterima dalam menggunakan ban off-road di jalan aspal.

"Bahan bakar otomatis lebih boros dari biasanya karena ban M/T itu relatif lebih berat dari ban biasa, load index-nya juga besar," terang Rendy Cristian Darmawan, Kepala Mekanik Bengkel Nawilis Radio Dalam kepada GridOto.com.

Tidak hanya lebih boros BBM, ban off-road akan menghasilkan suara bising saat digunakan di jalan aspal yang mulus.

Pelek kekar lansiran Work dibalut ban M/T
Aditya Pradifta
Pelek kekar lansiran Work dibalut ban M/T

Baca Juga: Jangan Asal Semprot Disinfektan di Kabin Mobil, Harus Perhatikan Ini

Karakter alur tapak ban off-road memiliki celah yang longgar sehingga menghasilkan gaya gesek berlebih pada ujung blok tapak ban, juga membuat getaran dan suara berisik.

"Kondisi ini juga bikin ban off-road lebih cepat panas dan rawan pecah ban kalau dibawa kecepatan tinggi," tekan Rendy.

Karakter celah alur tapak ban yang longgar ini juga membuat ban off-road memiliki daya cengkeram yang buruk di jalan basah.

"Alur yang longgar membuat blok tapak ban mengecil, jadi kontak tapak ban ke permukaan jalan juga semakin sempit dan mengurangi grip," jelas Rendy.

Lanjut Rendy, celah alur longgar yang dimiliki ban off-road juga bukan dirancang untuk memecah genangan air, melainkan untuk 'menggaruk' permukaan jalan yang lunak atau kasar.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa