Taksi Listrik Mulai Mejeng di Bandara Soerkarno-Hatta, Segini Tarif Sekali Buka Pintu

M. Adam Samudra - Minggu, 2 Juni 2019 | 08:20 WIB
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo dan Direktur Pelayanan dan Fasilitas, PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindi, mengibarkan bendera sebagai tanda diresmikannya pelayanan kendaraan listrik di Bandara Internasional
Blue Bird
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo dan Direktur Pelayanan dan Fasilitas, PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindi, mengibarkan bendera sebagai tanda diresmikannya pelayanan kendaraan listrik di Bandara Internasional

GridOto.com - Bluebird dan PT Angkasa Pura II jalin kerja sama hadirkan layanan Taksi listrik di Kedatangan Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta.

Kehadiran taksi listrik ini jelas akan membuat sebuah pengalaman yang unik dalam bepergian.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo berharap taksi listrik ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Bandara.

"Kami bangga dapat bersama-sama dengan Angkasa Pura II untuk memperkenalkan kendaraan listrik Bluebird kepada khalayak publik," ujar Noni melalui keteranganya, Minggu (2/5/2019).

(Baca Juga: Kemenhub Siap Endorse Taksi Listrik Biar Enggak Mati di Tengah Jalan)

"Kami harap taksi listrik kami di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta dapat menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai Eco Airport," sambung dia.

Noni meyakini taksi listrik ini membuat standar pelayanan bandara meningkat ke level yang lebih tinggi khususnya di sektor transportasi publik.

Tesla model X 75D A/T jadi armada taksi listrik PT Blue Bird Tbk
Adam Samudra
Tesla model X 75D A/T jadi armada taksi listrik PT Blue Bird Tbk

(Baca Juga: Taksi listrik Blue Bird, Satu Kali Cas Mampu Berjalan 300 km)

Ia mengatakan tarif yang dipatok untuk layanan mobil listrik ini masih sama seperti layanan taksi berbahan bakar bensin.

Adapun tarif taksi untuk layanan reguler adalah Rp 4.100 per kilometer, ditambah dengan tarif buka pintu Rp 6.500.

Sementara, untuk layanan taksi eksekutif dipatok tarif buka pintu berkisar Rp 13.000-17.000, ditambah Rp 7.000-9.000 per kilometer.

Bluebird sendiri menargetkan dapat mengoperasikan 200 mobil listrik hingga tahun 2020.

Kalau itu tercapai, perusahaan taksi itu mengklaim telah mampu menghilangkan 434,095 kg emisi CO2 atau konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter.

Editor : Dida Argadea

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X