Transmisi Otomatis Mobil Anda Nyangkut? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Radityo Herdianto - Senin, 25 Februari 2019 | 15:59 WIB
Jeep Compass usung Transmisi otomatis 7 percepatan dual clutch
Rianto P
Jeep Compass usung Transmisi otomatis 7 percepatan dual clutch

GridOto.com-Mobil transmisi otomatis memberikan kepraktias dan kenyamana lebih ketika dipakai.

Namun, asal merawatnya bisa memicu gejala kerusakan dan masalah pada transmisi otomatis Sob.

Salah satunya yang sering ditemui adalah perpindahan transmisi otomatis nyangkut atau tertahan pada gigi tertentu.

Apa sih penyebabnya?

"Banyak pemilik mobil yang menyepelekan penggantian oli transmisi matik, telat atau jarang ganti," buka Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel Worner Matic Bintaro, Tangerang Selatan kepada GridOto.com (20/2).

Hermas Efendi Prabowo, Pemilik Bengkel Worner Matic Menjelaskan Komponen Internal Transmisi Otomatis
Radityo Herdianto
Hermas Efendi Prabowo, Pemilik Bengkel Worner Matic Menjelaskan Komponen Internal Transmisi Otomatis

(Baca Juga : Mobil Matik Wajib Injak Pedal Rem Setiap Dari Posisi Diam, Mengapa?)

Senyawa yang terkandung di dalam oli lama kelamaan akan berubah selama pemakaian sehingga menyebabkan daya lubrikasi berkurang.

Ketika daya lubrikasi oli mulai berkurang, antar komponen yang bergesek akan menimbulkan partikel atau serpihan kotoran sehingga menimbulkan endapan.

Nah, endapan inilah yang menjadi penyebab "nyangkut" di komponen dalam girboks.

"Pada dasarnya nyawa transmisi otomatis kan oli transmisi karena kerja dan perpindahannya membutuhkan tekanan oli," tegas Hermas.

Maka dari itu perlu melakukan penggantian secara rutin oli transmisi matik setiap 25 ribu sampai 30 ribu kilometer.

"Kalau kondisi ideal mobil sering jalan lancar bisa ganti setiap 50 ribu sampai 60 ribu kilometer," ujar Hermas.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa