Kisah Perjuangan Driver 'Go-Jek 001', Diancam Golok dan Hadapi Tangis Penumpang

Vincensia Enggar Larasati - Kamis, 10 Januari 2019 | 13:00 WIB
ojek online GOJEK pertama, Mulyono usai menghadiri pelatihan safety riding, di AEON Mall Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/1/2019).
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akba
ojek online GOJEK pertama, Mulyono usai menghadiri pelatihan safety riding, di AEON Mall Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/1/2019).

GridOto.com - Sosok Mulyono (52) ternyata merupakan pengemudi pertama Go-jek dan diberi kode khusus 'driver 001'.

Sebelum bergabung di Go-jek, Mulyono merupakan pria yang bekerja sebagai pengemudi ojek pangkalan di Jakarta Selatan.

Kala kantor perusahaan Go-jek berdiri pertama kali berdiri dekat lokasi mangkalnya sebagai ojek pangkalan.

Mulyono mengisahkan, kantor Go-jek kala itu berawal dari garasi mobil.

(Baca Juga : Mulyono 'Go-Jek 001': Demo Driver Ojol Ditunggangi Kepentingan Politik)

"Berawal (masuk) Go-jek di Jalan Kerinci (dekat Pasar Mayestik), saya masuk Agustus 2010, (perusahaan) berawal dari garasi mobil, kantornya ukuran 5x7 meter," tutur Mulyono.

Pertama kali berdiri, sistem pemesanan Go-jek tidaklah canggih seperti saat ini.

Saat itu Mulyono akan ditelepon oleh call center jika terdapat orderan.

"Itu, kan, belum pakai aplikasi, by phone, jadi kami ditelepon call center, ditawarkan orderan, mau ambil atau tidak."

Editor : Dida Argadea
Sumber : tribun jakarta

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X