GridOto.com - Sebagai pemilik mobil bekas transmsi matik harus tahu nih cara yang benar pakai engine brake.
Sejatinya mobil transmisi otomatis hampir tidak terasa gejala engine brake saat pedal gas dilepas.
Tentu perlu jadi perhatian jika mobil transmisi otomatis sedang melewati turunan dan butuh engine brake agar tidak meluncur.
Bukan berarti tidak bisa sepenuhnya, Anda bisa manfaatkan low gear di tuas transmisi otomatis.
"Waktu lewat turunan bisa pindah tuas ke L atau D2-D1 untuk menahan rasio gigi rendah," sebut Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77.
"Tapi sebelum lewat turunan kecepatan harus diturunkan," tambahnya saat dihubungi GridOto.com.
Bukan tanpa alasan, jika kecepatan terlalu tinggi dan pindah ke low gear bisa memicu kerusakan girboks.
Dimana putaran kampas kopling yang tinggi tiba-tiba dicengkeram untuk putaran rendah.
Gesekan yang dihasilkan tinggi bisa mempercepat keausan kampas kopling.
"Waktu engine brake juga wajib dibantu dengan pengereman mobil," tekan pria yang bengkelnya mangkal di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Kalau menahan turun mengandalkan transmisi saja bisa cepat overheat," jelasnya.
"Karena tekanan oli transmisi yang dihasilkan terlalu besar untuk menahan kelebihan torsi," sambungnya.
Baca Juga: Mulai Rp 70 Jutaan, Ini Update Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 2008 Edisi Juli