GridOto.com - Buat pemilik Vespa Sprint, sebaiknya jangan sembarangan pilih oli mesin.
Pasalnya mesin Vespa Sprint disebut lebih panas dari motor matic Jepangan.
Ini bisa terjadi karena ada perbedaan sistem pendinginan antara Vespa Sprint dengan motor matic Jepang bermesin 150 cc yang saat ini banyak dijual di Indonesia.
"Mesin Vespa Sprint ini enggak pakai radiator, untuk mendinginkan mesinnya hanya pakai kipas," buka Aby, Owner Tukskuter kepada GridOto.
"Efeknya suhu mesinnya jadi lebih panas dari motor matic Jepang," tambahnya saat ditemui pada Jumat lalu (03/07/2026).
Baca Juga: Ladies Pakai Vespa Matic Buat Harian ? Gantilah Oli Mesinnya Setiap Kilometer Segini
Karena mesin yang bekerja dalam suhu lebih panas, Aby sarankan untuk pakai oli mesin full sintetik untuk membantu menjaga komponen mesin.
"Terutama oli mesin yang terdapat kandungan Ester," kata Aby.
Menurut Aby, oli mesin dengan kandungan Ester lebih tangguh menghadapi panasnnya mesin Vespa Sprint.
"Oli mesin dengan ester ini lebih minim penguapan," jelas Aby.
"Meskipun usia pergantiannya tetap 2 bulan sekali atau 2.000 sampai 3.000 kilometer sekali masih tetap aman," tambahnya saat ditemui di Jalan Al-Hidayah, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat
Baca Juga: Minat Pakai Vespa Sprint Bekas Buat Harian? Cek Ini Sebelum Bawa Pulang
Oya, kandungan Ester umumnya ditemukan pada oli mesin sintetis hingga full sintetis.
"Fungsinya untuk melarutkan (oli sintetis) dengan zat aditifnya," sahut Muhammad Fuad, Peneliti Balai Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas.
"Ester juga digunakan sebagai lube base (bahan dasar oli mesin) untuk mesin industri dan kompresor yang berada di lingkungan bersuhu dingin maupun panas," tambahnya saat dihubungi beberapa waktu yang lalu.
Kata Fuad, khusus untuk sektor otomotif, kandungan Ester biasanya disandingkan dengan senyawa PAO (Poly Alpha Olefin).
"Senyawa ini (Ester) terkenal tahan terhadap suhu yang ekstrem baik dingin maupun panas," tuturnya.