Bukan Cuma Oli dan Sparepart, Harga Helm Ikut Naik, Produsen Akui Ada Penyesuaian Harga

Naufal Shafly - Minggu, 5 Juli 2026 | 14:40 WIB

Ilustrasi helm NHK

GridOto.com – Kenaikan harga di industri otomotif tak hanya terjadi pada oli maupun suku cadang.

Harga helm juga mulai terdampak akibat meningkatnya biaya bahan baku.

Direktur Marketing NHK Indonesia, Johannes Cokrodiharjo, mengakui tren kenaikan harga tersebut turut dirasakan oleh industri helm.

Menurutnya, hal itu tak lepas dari bahan baku utama helm yang sebagian besar berasal dari turunan minyak bumi.

"Iya jawabannya pengaruh lah. Sebab 90 persen bahan baku helm kan turunan dari minyak bumi," ujar Johannes saat ditemui ke Kelapa Gading, Jakarta Utara belum lama ini.

Meski demikian, Johannes menyebut dampak kenaikan harga bahan baku berhasil ditekan berkat strategi produksi yang diterapkan NHK.

Ia menjelaskan, sebagian besar kebutuhan material helm NHK saat ini sudah diproduksi sendiri.

Sehingga perusahaan tidak terlalu bergantung pada pemasok dari luar negeri.

"Untuk produksinya kami sudah 80 persen sampai 90 persen dari raw material. Itu yang kemudian menyebabkan kami bisa meredam fluktuasi harga di market," jelasnya.

Baca Juga: Teknologi Terus Berkembang, NHK Berharap Fitur Ini Jadi Basic di Helm Mereka

Menurut Johannes, model produksi tersebut membuat biaya produksi lebih terkendali dibandingkan jika seluruh komponen harus didatangkan dari berbagai negara.

"Jadi produksi kami bukan dari pabrik-pabrik perakitan, terus komponen-komponennya beli dari beberapa negara. Kami hampir semuanya sudah self-supply, jadi cost-nya itu bisa jadi lebih teredam," katanya.

Meski mampu menekan dampak kenaikan biaya produksi, NHK tetap melakukan penyesuaian harga jual produknya.

Namun, kenaikan yang diterapkan disebut relatif kecil.

"Sedikit. Hanya 1-2 persen," ungkap Johannes.

YANG LAINNYA