Menurut Johannes, model produksi tersebut membuat biaya produksi lebih terkendali dibandingkan jika seluruh komponen harus didatangkan dari berbagai negara.
"Jadi produksi kami bukan dari pabrik-pabrik perakitan, terus komponen-komponennya beli dari beberapa negara. Kami hampir semuanya sudah self-supply, jadi cost-nya itu bisa jadi lebih teredam," katanya.
Meski mampu menekan dampak kenaikan biaya produksi, NHK tetap melakukan penyesuaian harga jual produknya.
Namun, kenaikan yang diterapkan disebut relatif kecil.
"Sedikit. Hanya 1-2 persen," ungkap Johannes.