GridOto.com - Seiring penerapan biodiesel B50 mulai Juli, hal ini juga jadi perhatian para pemilik kendaraan bermesin diesel.
Selain mempertanyakan apakah bahan bakar tersebut aman untuk mesin, banyak yang juga penasaran apakah konsumsi BBM mobil diesel pakai B50 akan berubah.
Pasalnya, peningkatan kandungan biodiesel dari B35 menjadi B50 dinilai dapat memengaruhi karakteristik bahan bakar, mulai dari nilai kalor, efisiensi pembakaran, hingga jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian.
Menanggapi hal tersebut, Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan bahwa penggunaan B50 memang berpotensi membuat konsumsi bahan bakar menjadi sedikit lebih boros.
“Pasti akan lebih boros, karena Fame itu heating value-nya emang lebih kecil,” ucapnya menukil Kompas.com, Minggu (28/6/2026).
Baca Juga: Tips Mobil Diesel Pakai Biosolar B50 Biar Enggak Gampang Rusak
Senada, Iwan, pemilik bengkel mobil Iwan Honda Auto Solo, mengatakan, penggunaan B50 pada mobil diesel bisa membuat konsumsi BBM boros.
“Secara teori nilai kalor pada B50 lebih rendah daripada B35, pastinya sedikit akan lebih boros,” ucapnya kepada Kompas.com. Meski demikian, ia menilai dampak tersebut bisa diminimalkan apabila pabrikan telah melakukan penyesuaian teknologi mesin untuk penggunaan B50.
“Tapi kalau pabrikan sudah ada pengembangan ke arah B50 diharapkan itu tidak terjadi,” lanjutnya.
Dengan begitu, penggunaan B50 pada mobil diesel secara teori memang berpotensi membuat konsumsi BBM sedikit lebih boros karena nilai kalor yang lebih rendah.
Namun, dampaknya terhadap penggunaan sehari-hari sangat bergantung pada kesiapan teknologi mesin yang telah dikembangkan oleh masing-masing pabrikan kendaraan.