Berdasarkan info yang dijelaskan saat kunjungan pabrik, Land Aircraft Carrier ini ditargetkan mulai diproduksi massal pada akhir 2026, dengan harga sekitar 30.000 USD atau kalau dirupiahkan setara Rp 5 miliar.
Test drive tapi enggak driving. Agak aneh sih memang, tapi ini kejadian real karena Xpeng P7 punya sistem autonomous driving canggih yang dikasih nama VLA 2.0. Lewat teknologi ini, Xpeng P7 bisa ‘nyetir’ sendiri kayak driver pribadi.
Baca Juga: Teknologi Autonomous Driving VLA 2.0 Bisa Diterapkan di Luar Cina? Begini Penjelasan Bos Xpeng
VLA 2.0 (Vision-Language-Action) adalah sistem pengemudian otonom penuh generasi terbaru dari Xpeng yang berbasis AI.
Dirancang untuk navigasi skenario kompleks, sistem ini menawarkan berkendara yang mulus, aman, dan intuitif, bahkan di jalan sempit.
OTOMOTIF sempat menjajal mobil ini keliling kota. Untuk mengaktifkan sistem berkendara mandiri ini pun mudah.
Pertama, atur tujuan mengemudi melalui map di layar head unit. Pengemudi harus menjalan kendaraan beberapa meter. Kemudian mengaktifkan tombol VLA 2.0 yang terletak di kiri stir.
Kendaraan akan berjalan mengikuti tujuan yang telah diseting. Setelah tombol VLA 2.0 ini aktif, peran mengemudi sudah diambil alih oleh teknologi ini.