Sekitar 80 persen fokus di R&D, jadi tak heran kalau pengembangan teknologinya terbilang agresif.
Baca Juga: Aridge Jadi Langkah Nyata Xpeng Wujudkan Cita-cita Mobil Terbang
Soal inovasi, mereka juga serius. Hingga akhir 2024, Aridge sudah mengajukan lebih dari 900 paten secara global.
Cakupannya luas, mulai dari sistem tenaga, keselamatan, avionik, sampai teknologi autonomous driving dan kontrol penerbangan. Strategi produknya pun dibuat bertahap.
Di fase awal, Aridge fokus memperkenalkan mobil terbang modular “Land Aircraft Carrier” yang dirancang lebih simpel dan mudah digunakan.
Setelah itu, mereka bakal masuk ke pengembangan mobil terbang tiltrotor yang punya kecepatan lebih tinggi dan jarak tempuh lebih jauh.
Tahap akhirnya, baru ke konsep eVTOL yang bisa dipakai untuk mobilitas dalam kota secara langsung, alias door-to-door.
Mobil berukuran panjang 5,5 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 2 meter ini bisa membawa drone terbang masuk ke dalam bagasinya.
Teknologi andalannya adalah sistem lepas-pasang otomatis. Pesawat atau drone bisa keluar masuk dari mobil hanya dengan menekan satu tombol.