Baca Juga: AHM Resmi Hadirkan Honda Vario Evo 160, Skutik Sporty Untuk yang Bermobilitas Tinggi
Tak hanya irit, Honda SCR125 juga sejumlah fitur-fitur unggulan khas pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut, salah satunya Idling Stop System (ISS).
Fitur ini secara otomatis mematikan mesin saat berhenti, misalnya di lampu merah, lalu menyalakannya kembali begitu tuas gas diputar.
Selain itu, teknologi ACG Starter membuat proses menyalakan mesin lebih halus dan minim suara dibandingkan motor starter konvensional.
Soal safety, varian standar masih menggunakan rem tromol di depan dan belakang, sedangkan varian yang lebih tinggi sudah dilengkapi rem cakram depan dan sistem CBS.
Sayangnya, motor ini belum dilengkapi ABS, sehingga pengendara tetap harus berhati-hati, terutama saat melintasi jalan licin.
Untuk fitur lainnya, pada varian Wi-LINK, pengguna dapat menghubungkan motor dengan smartphone untuk memantau sisa BBM, melihat jadwal servis, hingga mencari lokasi parkir.
Hampir ketinggalan, secara desain Honda SCR125 mengedepankan aspek kepraktisan dibanding tampilan sporty.
Bisa dilihat dari area fascia yang anti mainstream kalau dibandingkan kebanyakan skutik zaman sekarang.
Bentuk wajah SCR125 mengadopsi desain streamline aerodinamis, sampai-sampai bodi depannya juga berfungsi sebagai spakbor.
Motor ini juga punya dek rata dengan ruang kaki luas, serta rak belakang yang meningkatkan aspek kepraktisan.
Melansir dari 2banh.vn, di China Honda SCR125 dipasarkan mulai 5.980 yuan atau setara sekitar Rp 15,6 jutaan (kurs 1 yuan = Rp 2.643,10 per 24 Juni 2026).