MotoGP Uji Coba Hapus Perangkat Start Depan, Pembalap Mulai Protes

Ferdian - Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00 WIB

Pedro Acosta

Uji coba ini bersifat opsional, jadi tidak semua pembalap melakukan start tanpa perangkat depan.

Namun, beberapa pembalap mencobanya, termasuk Pedro Acosta, yang memberikan kesan kurang positif.

"Menurut saya ini bahkan lebih berbahaya," kata Acosta.

"Jika perangkat belakang masih aktif sementara bagian depan sudah normal, motor menjadi sulit dibelokkan. Bagian depan seperti terangkat. Selain itu, Anda bisa menyentuh belly pan dan jika ada lubang pada bagian tersebut, Anda bisa didiskualifikasi." tambahnya.

Sekarang masalahnya adalah bagian belakang kembali naik tergantung bagaimana kita menyetel perangkatnya, jadi manuver yang tidak alami ini durasinya menjadi lebih lama.

"Karena alasan ini pula rasanya tidak sama. Saya rasa ini bukan hal yang paling aman." ujarnya.

Baca Juga: Bukan Quartararo, Yamaha Tunjuk Pembalap Ini Untuk Tes Motor MotoGP 850cc

Menurut saya, jika mereka ingin mempertahankan perangkat ini saat start, mereka juga harus bisa mempertahankannya di dalam trek.

Namun, jika mereka memutuskan untuk menghapus semuanya saat start, saya pikir kita juga harus menghapusnya saat sedang berkendara selama balapan saat menggunakan ride height device.

"Pilihannya adalah pakai semuanya atau tidak sama sekali. Karena pada akhirnya, ini hanya masalah waktu sampai kita balapan tanpa perangkat itu. Ini hanya soal waktu empat bulan saja." tutupnya.

YANG LAINNYA