GridOto.com – Ducati Indonesia resmi menghadirkan Ducati DesertX V2 di Tanah Air, Kamis (18/6/2026).
Model ini sebelumnya sudah diperkenalkan secara global dalam ajang Ducati World Première 2026 di Bologna, Italia.
Pada generasi kedua ini, DesertX V2 membawa perubahan signifikan, mulai dari penggunaan mesin V2 terbaru hingga rangka monokok yang didesain ulang untuk meningkatkan performa, terutama saat melibas medan off-road.
"Kehadiran DesertX V2 di Indonesia merupakan bagian dari strategi bisnis Ducati Indonesia untuk terus menghadirkan produk-produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti di Indonesia," Eja Donalsha, COO Ducati Indonesia.
Secara spesifikasi, DesertX V2 dibekali mesin V2 berkapasitas 890 cc.
Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga 110 dk dengan torsi maksimum 92 Nm, serta karakter tenaga yang merata di berbagai putaran mesin.
Untuk mendukung kemampuan jelajah, Ducati juga mengoptimalkan rasio transmisi dengan gigi bawah yang lebih pendek untuk medan berat, serta gigi atas yang lebih panjang guna menunjang efisiensi saat melaju di kecepatan tinggi.
Masuk ke bagian rangka, DesertX V2 kini mengusung konstruksi monokok yang memanfaatkan mesin sebagai bagian struktural.
Selain itu, tangki bahan bakarnya juga mendapat pembaruan yang diklaim lebih ringan, ergonomis, dan tidak menghantarkan panas ketika dipakai jarak jauh.
Baca Juga: Ducati Relokasi Dealer Mereka, dari Bintaro Pindah ke Lokasi Ini
Desain ini membuat motor lebih ringkas sekaligus meningkatkan rigiditas untuk handling yang lebih presisi.
Hasilnya, motor ini diklaim lebih mudah dikendarai, baik untuk pemakaian harian di jalan raya, ataupun petualangan di medan off-road.
Sektor kaki-kaki juga mendapat pembaruan dengan suspensi depan upside down dan sistem suspensi belakang dengan linkage progresif, yang diklaim lebih optimal meredam berbagai kondisi medan.
Ukuran roda masih mengandalkan kombinasi khas motor adventure, yakni 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, untuk menunjang kemampuan off-road.
Ducati turut membekali DesertX V2 dengan paket elektronik lengkap berbasis inertial measurement unit (IMU) 6-axis.
Fitur ini mencakup cornering ABS, traction control, wheelie control, hingga engine brake control yang dapat diatur sesuai kebutuhan.
Tersedia enam mode berkendara, termasuk mode khusus off-road seperti Enduro dan Rally, yang memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter motor dengan kondisi jalan.
Dari sisi ergonomi, posisi berkendara dibuat lebih mendukung penggunaan off-road dengan setang lebar, posisi pijakan kaki yang disesuaikan.
Sayangnya, Ducati Indonesia belum mengumumkan harga resmi dari motor ini di Tanah Air.
Bocorannya, motor ini akan dijual dengan banderol Rp 700 jutaan.