Baca Juga: Ducati Relokasi Dealer Mereka, dari Bintaro Pindah ke Lokasi Ini
Desain ini membuat motor lebih ringkas sekaligus meningkatkan rigiditas untuk handling yang lebih presisi.
Hasilnya, motor ini diklaim lebih mudah dikendarai, baik untuk pemakaian harian di jalan raya, ataupun petualangan di medan off-road.
Sektor kaki-kaki juga mendapat pembaruan dengan suspensi depan upside down dan sistem suspensi belakang dengan linkage progresif, yang diklaim lebih optimal meredam berbagai kondisi medan.
Ukuran roda masih mengandalkan kombinasi khas motor adventure, yakni 21 inci di depan dan 18 inci di belakang, untuk menunjang kemampuan off-road.
Ducati turut membekali DesertX V2 dengan paket elektronik lengkap berbasis inertial measurement unit (IMU) 6-axis.
Fitur ini mencakup cornering ABS, traction control, wheelie control, hingga engine brake control yang dapat diatur sesuai kebutuhan.
Tersedia enam mode berkendara, termasuk mode khusus off-road seperti Enduro dan Rally, yang memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter motor dengan kondisi jalan.
Dari sisi ergonomi, posisi berkendara dibuat lebih mendukung penggunaan off-road dengan setang lebar, posisi pijakan kaki yang disesuaikan.
Sayangnya, Ducati Indonesia belum mengumumkan harga resmi dari motor ini di Tanah Air.
Bocorannya, motor ini akan dijual dengan banderol Rp 700 jutaan.