GridOto.com - Kenaikan harga BBM non-subsidi membuat biaya operasional kendaraan ikut terdongkrak, terutama bagi pengguna SUV bermesin bensin maupun diesel berkapasitas besar.
Melihat kondisi tersebut, BAIC Indonesia menyoroti efisiensi bahan bakar sebagai salah satu pertimbangan utama konsumen saat memilih kendaraan baru.
Pabrikan asal Tiongkok ini pun mengandalkan BAIC BJ30 Hybrid sebagai salah satu solusi, dengan menggabungkan performa tinggi khas SUV dan teknologi hybrid yang diklaim lebih hemat bahan bakar.
BAIC BJ30 Hybrid mengusung mesin 1.5 liter turbo hybrid berkapasitas 1.498 cc yang dipadukan motor listrik serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) 2-percepatan.
Secara keseluruhan, sistem penggeraknya menghasilkan tenaga kombinasi hingga 403 dk dan torsi 685 Nm.
SUV lima penumpang ini juga diklaim mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam waktu 6,9 detik.
Menurut BAIC Indonesia, teknologi hybrid pada BJ30 Hybrid dirancang agar tetap praktis digunakan sehari-hari karena tidak membutuhkan pengisian daya eksternal.
Baterai akan terisi secara otomatis melalui sistem regenerative braking saat kendaraan digunakan.
"Kami percaya bahwa kendaraan masa kini harus mampu memberikan lebih dari sekadar performa. BAIC BJ30 Hybrid hadir sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan SUV tangguh, nyaman, sekaligus efisien di tengah kenaikan harga BBM," ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia.
Baca Juga: Tenaga Besar! 400 dk Tapi Seirit LCGC, Ini Dia Baic BJ30 AWD
BAIC mengklaim konsumsi bahan bakar BJ30 Hybrid dapat mencapai 15,5 km/liter berdasarkan hasil pengujian internal.
Dengan asumsi jarak tempuh 1.500 km per bulan dan harga Pertamax Rp 12.300 per liter, biaya bahan bakar yang dibutuhkan berada di kisaran Rp 1,19 juta per bulan.
Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan SUV bensin konvensional yang menggunakan Pertamax Turbo ataupun SUV diesel yang mengonsumsi Dexlite dan Pertamina Dex.
"Teknologi hybrid yang kami usung memungkinkan pengguna menikmati efisiensi bahan bakar yang optimal tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan infrastruktur pengisian daya listrik, karena sistem hybrid bekerja secara otomatis dan praktis," lanjut Dhani.
Selain efisiensi, BJ30 Hybrid juga dibekali sejumlah fitur modern seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS), layar infotainment berukuran besar, serta ground clearance yang mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan.
BAIC menilai karakter tersebut membuat BJ30 Hybrid tidak hanya cocok digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas akhir pekan.
"Bagi kami, BJ30 Hybrid bukan hanya kendaraan yang efisien, tetapi juga partner mobilitas yang siap menemani berbagai kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia," tutup Dhani.