Ia dibekali mesin diesel 4-silinder 2.800 cc indirect injection dengan kode DL42. Mesin bertenag 76 dk pada 3.800 rpm ini dikombinasikan dengan transmisi manual 5-speed.
Suara berisik dan bergetar otomatis menjadi ciri khasnya, tapi ini jadi soundtrack nan merdu buat penggemarnya.
Baca Juga: Mudahkan Perempuan, Ini Fungsi Kaca Kecil Di Spion Rocky Hybrid
Rocky dengan kode F75 pensiun pada 1995, tugasnya dilanjut oleh Taft Rocky Independent Front Suspension atau IFS (F78) pada 1996.
Tipe ini masuk dalam kategori Rocky yang nyaman berkat aplikasi suspensi independen di depan.
Ruang kabin yang lapang, kursi penumpang belakang yang menghadap ke depan, menjadikan jip ini sangat populer dan memiliki harga jual stabil.
Berkurangnya ketangguhan suspensi model sebelumnya (F75) dikompensasikan dengan bantingan yang nyaman khas IFS.
Baca Juga: Daihatsu Ungkap Dampak Isu Energi ke Rocky Hybrid, Mobil Irit Makin Dicari
Ditambah kestabilan konstruksi 5 link dengan per keong di belakang. Seperti model-model sebelumnya, sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, konstruksi dan kehutanan menjadi pangsa pasar terbesar model ini.
Pada saat baru di tahun 1996, Daihatsu Taft Rocky IFS dijual dengan harga Rp56.600.000 on-the road Jakarta.
Ia sekaligus menjadi model Daihatsu termahal yang dijual pada waktu itu.
Rocky IFS dijual sampai 2007 dan menjadi Taft terakhir yang dijual di Indonesia.