Lamborghini Kubur Proyek Mobil Listriknya, Si Bos Beberkan Fakta Mengejutkan Ini

Ferdian - Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:30 WIB

Lamborghini Lanzador

GridOto.com - Lamborghini belum lama ini membatalkan peluncuran mobil listrik pertamanya yakni Lanzador.

CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, menilai keputusan perusahaannya terkait hal tersebut adalah langkah tepat.

Dalam wawancara dengan CNBC, Winkelmann mengatakan bahwa keputusan Lamborghini beralih dari mesin pembakaran internal (ICE) ke teknologi plug-in hybrid (PHEV) terbukti berhasil.

"Keputusan kami untuk beralih dari mesin konvensional ke plug-in hybrid sangat penting, dan hasilnya positif," ujarnya menukil Paultan.org.

Menurutnya, setelah mengamati perkembangan pasar, minat pelanggan Lamborghini terhadap mobil listrik murni ternyata tidak tumbuh sesuai harapan.

"Kami melihat tingkat penerimaan EV di kalangan pelanggan kami tidak meningkat. Karena itu, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan mobil listrik penuh dan beralih ke plug-in hybrid," tambahnya.

Sebelumnya, Lamborghini memperkenalkan konsep Lanzador pada Agustus 2023 sebagai gambaran mobil listrik pertamanya yang dijadwalkan meluncur pada 2028 dalam roadmap elektrifikasi "Direzione Cor Tauri".

Mobil konsep tersebut dibekali dua motor listrik dengan tenaga hingga 1.360 PS dan mampu menampung empat penumpang.

Baca Juga: Saudaranya Lamborghini Urus Nih, Begini Spek Audi Q8 di Indonesia

Selain itu, Lamborghini juga sempat merencanakan penerus Urus yang sepenuhnya bertenaga listrik dan dijadwalkan hadir pada 2029.

Jika rencana itu berjalan, Lamborghini akan memiliki dua model EV dalam jajaran produknya.

Namun pada Februari tahun ini, Winkelmann mengungkapkan kepada Sunday Times bahwa kedua proyek tersebut dibatalkan karena minat pelanggan terhadap EV dinilai "hampir nol".

Meski begitu, Lanzador tidak sepenuhnya hilang dari rencana Lamborghini.

Model tersebut tetap akan diproduksi, tetapi menggunakan teknologi plug-in hybrid (PHEV), bukan listrik murni seperti konsep awalnya.

Saat ini, Lamborghini sudah memiliki beberapa model hybrid, termasuk Lamborghini Temerario sebagai pengganti Huracan dan Lamborghini Revuelto sebagai penerus Aventador.

Sementara itu, Urus juga telah hadir dalam versi hybrid melalui Lamborghini Urus SE yang diperkenalkan pada April 2024.

Ketika ditanya soal langkah rivalnya, Ferrari, yang tengah menyiapkan mobil listrik pertamanya, Winkelmann enggan berkomentar secara spesifik.

Baca Juga: Lamborghini Hingga Porsche Doni Salmanan Laku Dilelang, Negara Untung Miliaran Rupiah

"Setiap merek dan setiap perusahaan punya keputusan serta strategi masing-masing. Kami tidak membahas kompetitor," tutupnya.

Singkatnya, Lamborghini melihat pasar supercar listrik belum cukup menarik bagi konsumennya.

Karena itu, mereka memilih fokus pada teknologi plug-in hybrid dan menunda ambisi menghadirkan mobil listrik murni dalam waktu dekat.

YANG LAINNYA