Menurutnya, tingkat kepatuhan kendaraan berpelat nomor AD Solo sudah cukup baik.
“Kalau kami yang di bidang pengujian kan lebih di over dimensinya. Untuk di Solo insyaallah sudah enggak begini lagi. Paling yang dulu itu yang pernah ada, tapi sudah banyak yang dinormalisasi kendaraannya itu. Jadi dipotong, paling banyak yang truk.
Truk yang overdimensi itu sudah banyak dinormalisasi ukurannya, dikembalikan seperti ukuran standarnya,” ungkapnya.
Setidaknya sudah ada sekitar 80 unit yang dinormalisasi setelah gencarnya sosialisasi pada tahun 2025.
Dengan begitu, kendaraan dikembalikan seperti yang tercantum dalam Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT).
“Kalau di data kami itu kurang lebih semenjak 2025 sudah ada sekitar 80-an unit yang dinormalisasi. Jadi ukurannya itu dikembalikan sesuai dengan standar yang ada di SRUT (Surat Registrasi Uji Tipe),” jelasnya.