Perbandingan Konsumsi BBM Veloz Bensin VS Veloz Hybrid, Iritnya Pol!

Trybowo Laksono - Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB

Toyota Veloz Q HEV TSS Modellista

GridOto.com – Di generasi kedua yang muncul sejak 2021 lalu Toyota Veloz bensin sebenarnya sudah irit BBM, namun dengan hadirnya sistem hybrid di generasi Veloz Hybrid efisiensi Toyota Veloz melonjak jadi super irit.

Ya di generasi kedua yang muncul sejak 2021 itu, Toyota Veloz bensin meraih efisiensi BBM 15,1 km/l untuk rute Dalam Kota dan 18,2 km/l untuk rute Tol.

Bahkan untuk kelas Small MPV 7 penumpang masa kini, raihan itu terbilang sangat bagus.

Secara teknis hematnya bahan bakar Toyota Veloz bensin tak lepas dari 2 hal utama: sistem gerak FWD dan aplikasi transmisi CVT pada varian bertransmisi otomatis.

Berpindahnya sistem penggerak dari RWD ke FWD, efektif mereduksi power loss akibat peniadaan sejumlah komponen.

Hilangnya gardan dan kopel, beserta part lain yang terhubung dengan kedua komponen tersebut sukses mengurangi beban kerja mesin.

Lalu aplikasi CVT (continuous variable transmission). Kemampuan alami CVT yakni mengubah rasio transmisi secara halus dan terus menerus membuat mesin senantiasa bekerja pada RPM yang lebih rendah.

Robby/GridOto.com
Ruang mesin Toyota Veloz Hybrid

Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid, Full Hybrid Super Irit dengan Harga Masuk Akal

Dalam penggunaan riil, selama beban mobil bisa dihela oleh mesin dan mesin melakukannya dengan putaran lebih rendah, maka saat itu pula konsumsi BBM bisa ditekan.

Nah, kebaikan-kebaikan itu lalu disempurnakan oleh sistem hybrid pada Toyota Veloz Hybrid.

Mengusung skema serial-paralel yang memungkinkan mobil berjalan dengan motor listrik saja, mesin bakar saja, dan kombinasi keduanya, membuat memberi efisiensi BBM Toyota Veloz Hybrid sangat irit.

Di kecepatan awal hingga sedang, sumber tenaga didominasi oleh motor listrik selama state of charge baterai mencukupi.
Lalu di kecepatan menengah-tinggi mesin bakarnya yang melajukan mobil karena di kecepatan ini efisiensi BBM mesin berada di titik terbaik.

Ketika baterai hybrid yang berkapasitas 0,7 kWh itu menipis, mesin menyala untuk melakukan 2 hal yakni menjalankan mobil dan menggerakkan motor generator yang mengisi baterai.

Tapi yang juga meringankan mesin adalah skema brake energy regenerative. Ketika mobil meluncur atau mengerem, energi yang muncul dialihkan untuk mengisi baterai sehingga pengisian baterai tidak tergantung pada menyalanya mesin saja.

Lalu saat pengemudi butuh semua sumber tenaga semisal untuk menyalip kencang atau menanjak dengan beban penuh, mesin dan motor bekerja sama memberikan output terbaik.

Robby A./GridOto.com
Baterai Toyota Veloz Hybrid di bawah bangku penumpang

Baca Juga: Pasar Mobil Baru Memanas, Brand Cina Hadapi Barisan Sang Penguasa

Hasilnya, kehematan konsumsi energi di kecepatan rendah-sedang berpadu iritnya konsumsi BBM di kecepatan sedang-tinggi membuat Toyota Veloz Hybrid mencapai titik yang tak pernah diraih Small MPV manapun sebelumnya.

Di rute Dalam Kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, Toyota Veloz Hybrid mendapat 28,9 km/l.

Dibanding semua Small MPV seperti Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Hyundai Stargazer, hingga Nissan Livina, Toyota Veloz Hybrid-lah yang paling irit.

Lalu di rute Tol, Toyota Veloz Hybrid mencetak 19,5 km/l. Tetap lebih irit dari Toyota Veloz bensin di generasi sebelum hybrid.

Lebih jauh, saat kami uji di rute Kombinasi dengan average speed 50 km/jam, efisiensi Toyota Veloz Hybrid mencapai 35,5 km/l. Wow!

Jika menilik dari sumber tenaganya, Toyota Veloz Hybrid memang sangat potensial.

Dulu Toyota Veloz bensin hanya andalkan mesin 2NR-VE 1.496 cc 4 silinder yang bertenaga 106 dk/6.000 rpm dan torsi 137,2 Nm/4.200 rpm.

Sedangkan di Toyota Veloz Hybrid, sedari awal mesin 2NR-VEX bersiklus Atkinson itu memang berorientasi pada kehematan bahan bakar.

Robby A./GridOto.com
Veloz Hybrid menerapkan sistem hybrid serial-paralel

Dengan Atkinson cycle, mesin 2NR-VEX ini outputnya sedikit lebih kecil yakni 90 dk/5.500 rpm dan 121 Nm/4.000-4.200 rpm, tapi lebih irit berkat efisiensi thermal yang lebih baik.

Soal torsi bawah yang lebih rendah dari mesin Veloz bensin dulu, tidak masalah karena ditutupi sama motor listrik yang torsinya besar dan instan.

Memang berapa output motor listrik Veloz Hybrid? Tenaganya cukup 79 dk tapi torsinya mencapai 141 Nm. Besar kan?

Jika ditotal, output komprehensif Toyota Veloz hybrid adalah 109,5 dk dan torsi 141 Nm.

Output Veloz Hybrid itu lalu ditransfer ke roda depan (FWD) via transmisi e-CVT. Ini berbeda dari CVT biasa yang memakai sabuk (belt), e-CVT pada Veloz Hybrid memakai planetary gear.

Meski tidak menggunakan sabuk dan puli, tapi e-CVT sama-sama punya rasio tenaga yang terus berubah tanpa perpindahan gigi. Saat mesin bekerja pun, transmisi e-CVT ini membuat konsumsi BBM jadi lebih sedikit.

Maka tak heran dengan semua efektivitas sistem hybridnya, Veloz Hybrid mampu menajamkan kehematan Veloz bensin dulu dari yang sudah irit menjadi sangat amat irit.

YANG LAINNYA