Selain fokus memburu pelaku, penyidik juga masih menelusuri secara rinci awal mula kejadian. Dugaan sementara menyebut insiden dipicu perselisihan terkait penagihan utang.
Hasil pendalaman awal menunjukkan korban memiliki tunggakan sekitar Rp 5 juta yang belum dibayar selama beberapa bulan.
Persoalan tersebut diduga memicu adu mulut yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.
Dari pemeriksaan sementara, korban bernama Muhammad Zakaria mengalami luka tusuk pada bagian lengan, tepatnya di area bisep.
Polisi menyebut korban terkena satu tusukan, sementara jenis senjata yang dipakai pelaku masih dalam proses penyelidikan.
Saat kejadian berlangsung, Muhammad Zakaria diketahui sedang mengendarai motor bersama istrinya di kawasan Jalan Sungai Tiram, Marunda.
Aksi penusukan itu terjadi di hadapan warga sekitar yang kemudian berusaha memberikan pertolongan.
Baca Juga: Debt Collector Bikin Emosi, Permainkan Damkar Sleman Buat Laporan Darurat Palsu
Setelah melakukan aksinya, pelaku yang disebut mengenakan jaket oranye langsung meninggalkan lokasi.
Sementara video kejadian yang memperlihatkan korban terluka dan suasana kepanikan warga kemudian menyebar luas di media sosial.
Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap metode penagihan utang di lapangan yang dinilai sebagian masyarakat kerap disertai tekanan hingga tindakan intimidatif.
Di sisi lain, aparat memastikan penyidikan terus berjalan melalui pemeriksaan saksi serta pengumpulan bukti tambahan guna mengungkap seluruh fakta dalam perkara tersebut.